3 Faktor Kekalahan Barcelona di Piala Super Spanyol

3 Faktor Kekalahan Barcelona di Piala Super Spanyol-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Sedikitnya ada tiga faktor penyebab kekalahan Barcelona dari Atletico Madrid pada semifinal Piala Super Spanyol di Stadion King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (9/1).

Squawka mencatat, Barcelona sebenarnya mendominasi pertandingan atas Atletico. Mulai dari penguasaan bola, tembakan ke gawang, hingga akurasi umpan.

Barca secara keseluruhan melepaskan 15 tembakan di sepanjang pertandingan dan sembilan di antaranya tepat sasaran. Sementara Atletico tercatat melepaskan lima tembakan tapi seluruhnya mengarah ke gawang.

Barcelona juga melakukan 90 persen operan sukses berbanding 78 persen milik Atleti. Selain itu, Blaugrana juga mendominasi penguasaan bola mencapai 72 persen.

[Gambas:Video CNN]
Meski demikian, Barca tak sanggup memenangkan pertandingan di laga ini. Sedikitnya ada tiga faktor penyebab kekalahan Lionel Messi dan kawan-kawan di Jeddah:

1. Jan Oblak Impresif

Penampilan impresif kiper Atletico Jan Oblak jadi salah satu penyebab kekalahan Barcelona. Whoscored mencatat, Oblak sukses melakukan tujuh penyelamatan penting dalam laga ini.

Barcelona membuang banyak peluang saat melawan Atletico.Barcelona membuang banyak peluang saat melawan Atletico. (AP Photo/Hassan Ammar)

Tembakan jarak dekat Antoine Griezmann (40′) dan sontekan Luis Suarez di kotak penalti masih mampu dimentahkan kiper internasional Slovenia tersebut.

2. VAR

Barcelona sebenarnya mencetak dua gol tambahan lewat kaki Messi dan Gerard Pique di babak kedua. Namun kedua gol itu dianulir wasit setelah memastikan lewat VAR.

3 Faktor Kekalahan Barcelona di Piala Super Spanyol

Pelatih Barcelona Ernesto Valverde menilai kedua gol tersebut sah. Namun, ia mengakui sulit untuk menarik garis sempurna di antara dua pemain.

3. Buang-buang Peluang

Blaugrana gagal menuntaskan sederet peluang yang berhasil dibangun kerap terbuang sia-sia. Penyelesaian akhir yang buruk jadi penyebabnya.

Griezmann jadi salah satu pemain yang membuang peluang emas di depan gawang. Usahanya melepaskan tembakan cungkil dengan mudah terbaca Oblak. Situasi mungkin berbeda jika penyerang asal Prancis itu tak egois dan mengoper bola kepada Messi yang berdiri lebih leluasa. (jun/har)





berita olahraga