Ancelotti Diduga Gelapkan Pajak Rp16 Miliar-Spekta Sports

(FILES) In this file photo taken on September 25, 2019 Napoli

Jakarta, CNN Indonesia —

Pelatih Everton Carlo Ancelotti terseret kasus dugaan penggelapan pajak di Spanyol sebesar 1 juta euro atau setara dengan Rp16 miliar saat menangani Real Madrid.

Jaksa penuntut di Madrid mendakwa Carlo Ancelotti atas dugaan menghindari pajak di Negeri Matador ketika menjadi pelatih Los Blancos antara 2014 dan 2015.

Dikutip dari Sky Sports, Ancelotti yang kini melatih The Toffees tidak bisa dihubungi guna dimintai keterangan. Pihak Everton juga tidak memberikan komentar soal kasus ini.

Dalam pernyataannya, Kantor Kejaksaan Madrid menyebut Don Carlo, julukan Ancelotti, menyembunyikan pendapatannya.

“Berniat menghindari tugas pajak terhadap perbendaharaan publik tanpa pembenaran,” demikian pernyataan Kantor Kejaksaan Madrid.

[Gambas:Video CNN]

Ancelotti melatih Madrid sejak Juli 2013 hingga Mei 2015. Sejumlah sumber melaporkan, Los Merengues membayar Ancelotti dengan banderol 8 juta euro per tahun.

Bersama klub ibu kota Ancelotti meraih empat trofi, di antaranya gelar Liga Champions dan Liga Spanyol musim 2013/2014.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Ancelotti menjadi salah satu pelatih yang memenangi tiga gelar Liga Champions, dua kali bersama AC Milan dan sekali dengan Madrid. Selain melatih Madrid, pelatih 61 tahun itu juga pernah menangani sejumlah klub-klub besar Eropa seperti Paris Saint-Germain, Chelsea, Juventus, hingga Bayern Munchen.

Persoalan pajak sejauh ini lebih banyak menyasar para pemain ketimbang pelatih. Megabintang Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Diego Costa merupakan pemain yang pernah tersangkut kasus pajak.

Untuk pelatih, Jose Mourinho adalah nama lain yang juga pernah terseret dalam masalah ini. Pada akhirnya para pemain dan pelatih itu sepakat membayar denda.

(sry/nva)





berita olahraga