Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memberikan instruksi saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

APSSI Belum Ambil Sikap Soal Polemik Shin Tae Yong dan PSSI-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia —

Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) belum mengambil sikap resmi terkait polemik Shin Tae Yong dan PSSI.

Demikian diungkapkan anggota Exco APSSI, Rahmad Darmawan, mengomentari pernyataan tentang pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong yang diklaim berasal dari Ketua APSSI Yeyen Tumena.

Pelatih yang akrab disapa RD tersebut tak mau mengomentari lebih jauh soal kebenaran komentar Yeyen, namun yang pasti secara organisasi, APSSI dinilai belum mengeluarkan pernyataan resmi.

“Saya tidak tahu itu benar atau tidak [komentar Yeyen Tumena], tapi yang pasti tidak mewakili APSSI. Setiap pelatih mungkin punya sudut pandang berbeda. Dan ucapan yang mewakili organisasi pasti sudah melalui mekanisme yang ada,” kata RD kepada CNNIndonesia.com, Kamis (25/6).

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Rencananya, APSSI baru akan menggelar rapat anggota malam ini. Namun, RD juga belum dapat memberitahukan bahasan yang akan dibicarakan pada rapat nanti.

“Pandangan saya juga bisa berbeda karena saya tidak tahu permasalahan yang terjadi [antara PSSI dan Shin Tae Yong]. Saya tidak bisa mengomentari apapun. Kalau saya menyarankan kepada anggota lain untuk tidak masuk dalam wilayah konflik. Nanti kesannya malah ikut campur,” ujar RD.

RD menyarankan PSSI dan Shin Tae Yong duduk bersama untuk menyelesaikan masalah. Sebab yang tahu lebih jelas tentang permasalahan yang terjadi adalah kedua pihak yang saling berbalas komentar di media.

Rahmad Darmawan. CNN Indonesia/Artho ViandoRahmad Darmawan. CNN Indonesia/Artho Viando. (CNN Indonesia/Artho Viando)

“Saya hanya bisa mengatakan [PSSI dan Shin Tae Yong] untuk menyelesaikan permasalahan ini secara baik-baik. Karena tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Saya tidak bisa komentar karena persis masalahnya saya tidak tahu. Jadi tidak elok kalau ikut berkomentar,” ungkap RD.

RD yang pernah menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 di era 2011 dan 2013 itu berharap, PSSI bisa segera menyiapkan gelaran Piala Dunia U-20 2021 dengan baik. Sebagai pelatih, ia sangat mendukung gelaran Piala Dunia pertama di Indonesia berlangsung sukses.

Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Yeyen Tumena menggantikan peran Simon McMenemy yang absen untuk mengurus urusan administrasinya saat latihan di Stadion Madya, Senayan, Jumat (30/8).Komentar Yeyen Tumena soal Shin Tae Yong beredar di media sosial. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)

Sebelumnya, komentar Ketua APSSI Yeyen Tumena beredar luas di dunia maya pada Rabu (24/6). Pernyataan yang dibuat dalam bentuk tanya-jawab itu berjudul ‘Jawaban Yeyen Tumena, Ketua APSSI atas kejadian terkini di sepak bola Tanah Air, menyangkut kekisruhan yang melibatkan pelatih timnas, Shin Tae-yong.’

“Jujur saja, sebagai pelatih menurut saya STY [Shin Tae Yong] terlalu banyak mengucapkan kata-kata yang tidak pantas, termasuk meremehkan pemain Indonesia. Seharusnya, pelatih harus memberikan motivasi dan perkataan yang positif kepada pemain dan timnya. Bukankah dia dibayar mahal untuk memperbaiki sepak bola Indonesia?”

“Saya melihat dari sisi etika, sejak awal kedatangan STY sudah tidak baik. Mungkin dia tipe pria yang sulit percaya pada orang asing di luar rekan senegara. Begitu datang, STY menyingkirkan Danurwindo dari Dirtek PSSI. Tapi, 3 hari kemudian duduk lagi bersama Danurwindo untuk membicarakan programnya. Terlihat tidak elok,” jawab Yeyen.

CNNIndonesia.com sudah meminta konfirmasi terkait pernyataan tersebut kepada Yeyen Tumena melalui pesan singkat maupun telepon. Namun, belum mendapat respons hingga berita ini diturunkan.

(TTF/jun)

[Gambas:Video CNN]





berita olahraga