Bali United Semakin Dekat ke Tangga Juara, Runner-Up Milik Siapa?

Bali United Semakin Dekat ke Tangga Juara, Runner-Up Milik Siapa?-Spekta Sports

Liga 1 2019 tinggal menyisakan enam pertandingan. Untuk sementara, Bali United kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 57 poin, selisih 12 poin dari peringkat kedua, Borneo FC, yang mempunyai 45 poin. Sementara itu, di peringkat ketiga dan keempat menguntit Persipura dan Madura United yang sama-sama menorehkan poin sebanyak 44.

Melihat perbedaan poin yang cukup jauh, peluang Bali United untuk merengkuh gelar juara musim ini sangat besar. Serdadu Tridatu minimal membutuhkan tujuh poin tambahan untuk menjadi yang terbaik musim ini. Jika hal tersebut terlaksana, jumlah poin Bali United menjadi 64 dan tidak mungkin terkejar oleh Borneo FC sekalipun Pesut Etam memenangkan enam pertandingan sisa (63 poin maksimal).

Meski dalam lima pertandingan terakhir tak pernah meraih kemenangan, target tujuh poin dari enam pertandingan sisa diprediksi tidak akan terlalu sulit bagi Melvin Platje dan kawan-kawan. Apalagi, empat laga di antaranya akan digelar di kandang, yakni melawan Persib, Persipura, Tira Persikabo dan Madura United.

Untuk diketahui, pada putaran pertama, Bali United sukses mengalahkan Persib, Tira Persikabo, dan Madura United, serta bermain imbang melawan Persipura. Dengan catatan tersebut, tak mengherankan apabila Bali United diprediksi bakal keluar sebagai juara Liga 1 musim ini.

Lalu, tim manakah yang bakal menjadi runner-up?

Borneo FC, Persipura, Madura United, atau…?

Hingga pekan ke-28, Borneo FC, Persipura, dan Madura United, mempunyai peluang yang sama besarnya untuk finis di posisi kedua. Namun, apabila menilik jadwal enam laga terakhir, khususnya di partai kandang, potensi terbesar dalam mendulang poin mengerucut pada Borneo FC dan Persipura yang sama-sama mempunyai tiga laga kandang, sedangkan Madura United hanya memiliki satu laga kandang sisa.

Borneo FC misalnya, bakal bermain di kandang dan mempunyai peluang meraih poin penuh saat bersua Persela, Tira Persikabo, dan Persib. Sejauh ini, mereka juga mempunyai catatan yang relatif bagus saat bermain di hadapan pendukungnya dengan raihan sembilan kemenangan, seri empat kali, dan hanya sekali kekalahan.

Sedangkan Persipura berpotensi memperoleh poin saat bersua PSIS, Barito Putera, dan Borneo FC. Akan tetapi, rekor kandang Mutiara Hitam musim ini tidak terlalu bagus. Sempat menggelar laga kandang di Stadion Mandala, Jayapura, seiring waktu Mutiara Hitam mesti bermain dengan status tuan rumah di luar Papua, di antaranya yakni di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, dan Stadion Aji Imbut, Tenggarong.

Hal tersebut memengaruhi performa skuad yang kini dibesut Jacksen F. Tiago. Musim ini, Persipura hanya menang enam kali, seri lima kali dan kalah tiga kali dalam 14 pertandingan dengan status tuan rumah.

Akan tetapi, pada putaran pertama, Boaz Solossa dan kolega menang atas PSIS dan Barito Putera serta imbang melawan Borneo FC. Jika mengacu pada putaran pertama, tambahan poin diperkirakan bakal diperoleh Mutiara Hitam karena ketiga tim tersebut akan menjadi lawan Persipura di laga kandang.

Di sisi lain, Madura United akan menghadapi pertandingan tandang melawan tim-tim yang berada di papan bawah yakni Perseru Badak Lampung FC, Kalteng Putra, Persija, dan PSIS, serta menghadapi calon juara Bali United di partai pemungkas.


Motivasi tim-tim papan bawah yang akan dihadapi Laskar Sape Kerrab diperkirakan meninggi guna terhindar dari degradasi. Sedangkan satu-satunya laga kandang sisa yang akan dihelat oleh Madura United yakni menjamu Persebaya.

Selain itu, masih ada PSM dan Arema FC yang juga mempunyai kesempatan menjadi runner-up kendati peluangnya relatif lebih kecil dibandingkan Borneo FC, Persipura dan PSM. Juku Eja dan Singo Edan sama-sama menyisakan dua laga kandang dari 6 pertandingan sisa.

Runner-up Liga 1 2019 Belum Tentu ke Kompetisi Asia

Berbeda dengan Liga 1 musim lalu, posisi runner-up Liga 1 2019 akan sulit untuk melaju ke kompetisi Asia. Pasalnya, andai Bali United benar-benar menjadi juara, PSM bakal menemani Serdadu Tridatu karena telah mengunci salah satu wakil Indonesia di kompetisi Asia lewat jalur juara Piala Indonesia 2018/2019.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha. Menurutnya, juara Piala Indonesia dapat berlaga di kompetisi Piala AFC dengan syarat penyelenggaraan Piala Indonesia tersebut berjalan baik.

“PSSI ingin menjaga agar PSM yang saat ini keluar sebagai juara tetap bisa mewakili Indonesia di Piala AFC 2020. Alhamdulillah, dengan penyelenggaraan yang sangat tertib dan lancar, kami pastikan PSM bisa mewakili Indonesia di Piala AFC 2020,” ujar Ratu Tisha usai PSM memastikan juara Piala Indonesia 2018/2019.

Untuk calon runner-up Liga 1 musim ini sebenarnya masih bisa berharap tetap lolos ke Piala AFC 2020 mendampingi PSM dan Bali United (jika juara), dengan syarat juara Liga 1 yang ikut kualifikasi Liga Champions Asia dari putaran pertama, melaju ke babak utama. Andai gagal dan tumbang di kualifikasi putaran pertama atau kedua misalnya, otomatis membuat sang juara Liga 1 itu langsung mengikuti Piala AFC 2020.

Musim ini, terdapat delapan kesebelasan Indonesia yang telah berstatus Granted, yakni tim yang dapat berkompetisi di level Asia, mereka adalah Arema FC, Bali United, Madura United, Persib, Persebaya, Persija, Persipura, dan PSM. Satu tim lain yang berstatus “Granted with Sanction” yakni Bhayangkara FC.

Artinya, meskipun runner-up Liga 1 2019 di luar kesembilan tim tersebut, (Borneo FC misalnya) tetap tak dapat mengikuti kompetisi Piala AFC 2020.





berita olahraga