Belanja saat Corona, Pemain Liga Spanyol Didenda Rp10 Juta-Spekta Sports

Persiraja Lolos ke Liga 1 2020

Jakarta, CNN Indonesia — Bek Real Valladolid, Pedro Porro, didenda karena pergi belanja ke pusat kota Valladolid, dalam masa lockdown di Spanyol karena pandemi corona.

Porro yang dipinjam klub La Liga itu dari Manchester City tinggal di Boecillo. Kota kecil ini berjarak 15 kilometer dari pusat kota Valladolid.

Saat berkendara menuju pusat kota, kendaraan yang dipakai Porro dihentikan oleh polisi. Porro pun didenda 600 euro atau setara Rp10 juta karena melanggar aturan masa karantina terkait epidemi corona.



Porro sempat tidak terima didenda oleh polisi setempat. Porro mengunggah kekesalannya di Twitter sembari menuliskan bahwa ia tinggal di kota kecil namun kemudian dihapus.

Belanja saat Corona, Pemain Liga Spanyol Didenda Rp 10 Juta

“Saya hanya pergi belanja dan saya didenda. Saya tinggal di kota kecil. Saya sangat marah karena cara mereka berbicara, seolah-olah saya tidak dapat didikan yang bagus,” tulis Porro.

“Saya tidak masalah didenda tetapi saya tidak senang mereka tidak menaruh respek.”

Mengacu AS, di Boecillo terdapat beberapa toko dan supermarket sehingga Porro sebenarnya tidak perlu sampai pergi ke kota untuk berbelanja. Berjarak lima kilometer dari Boecillo atau di Laguna de Duero juga ada beberapa toko lain.

Belanja saat Corona, Pemain Liga Spanyol Didenda Rp 10 Juta

Namun, Porro justru memilih pergi ke pusat kota di saat hampir semua penduduk tidak bepergian jauh karena mematuhi aturan karantina.

Kendati sempat kesal, Porro sendiri telah meminta maaf atas perilakunya tersebut. Permintaan maaf itu juga dilanjutkan dengan menghapus komentar di media sosial miliknya.

“Saya membuat kesalahan dan saya ingin meminta maaf. Saya berkendara menggunakan kendaraan ke pusat kota Valladolid untuk membeli kebutuhan yang tidak kami punya di rumah,” kata Porro menjelaskan.

“Saya menghormati masa karantina yang ditetapkan dan hari ini saya salah. Saya juga ingin meminta maaf kepada pihak kepolisian Valladolid.”

[Gambas:Video CNN]

(jal/ptr)





berita olahraga