Bersama Klopp Liverpool Tak Ramah pada Tim Promosi

Bersama Klopp Liverpool Tak Ramah pada Tim Promosi-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Liverpool jadi klub yang tidak menyenangkan untuk dihadapi tim promosi Liga Inggris sejak diarsiteki Juergen Klopp.

The Reds punya rekor apik saat menjamu tim promosi di Stadion Anfield. Fakta itu jadi sinyal buruk buat Sheffield United yang akan dijamu Liverpool pada pekan ke-21, 2 Januari 2020.

Dilansir Opta, Liverpool menyapu bersih 11 laga kandang dengan kemenangan melawan tim promosi sejak diasuh Klopp. Tim kota pelabuhan mencetak 33 gol dan hanya empat kali kebobolan.

Jika dimasukkan catatan sebelum era Klopp, Liverpool sudah tidak kalah dalam 26 laga kontra tim promosi di Anfield (21 menang dan 5 imbang). Kekalahan terakhir diderita saat masih ditangani Roy Hodgson pada Oktober 2010.

Bersama Klopp, Liverpool Tak Ramah pada Tim PromosiLiverpool sudah 26 laga tidak kalah di Stadion Anfield melawan tim promosi. (AP Photo/Jon Super)

Saat itu, Liverpool harus mengakui keunggulan tim promosi Blackpool dengan skor 1-2.

Di musim ini, Liverpool baru melakoni satu laga kandang melawan tim promosi yakni Norwich City. Tim pengoleksi 18 gelar Liga Inggris itu menang telak 4-1 pada laga yang berlangsung 10 Agustus lalu.

[Gambas:Video CNN]
Mohamed Salah, Virgil van Dijk, dan Divock Origi masing-masing mencetak satu gol ditambah gol bunuh diri bek Norwich, Grant Hanley. Sedangkan satu-satunya gol The Canaries dijaringkan penyerang asal Finlandia, Teemu Pukki.

Bersama Klopp, Liverpool Tak Ramah pada Tim Promosi

Kans Liverpool memperpanjang rekor apik itu juga didukung catatan negatif Sheffield. The Blades hanya sekali menang dari 13 lawatan ke Anfield di semua kompetisi.

Kemenangan terakhir dibukukan di Liga Inggris dengan skor 2-1 pada April 1994 silam. Sisanya Sheffield menelan sebelas kekalahan dan satu hasil imbang.

Meski dibayangi catatan buruk, performa Sheffield sejak awal musim ini terbilang bagus. John Lundstram dkk berada di peringkat kedelapan klasemen Liga Inggris.

Sementara itu, Liverpool masih kukuh di puncak klasemen dengan 55 poin dari 19 laga. Mohamed Salah dan kawan-kawan unggul 13 poin dari Leicester yang berada satu setrip di bawah mereka. (jal)





berita olahraga