Alisson Kartu Merah, Liverpool Kalahkan Brighton

Flamengo Pernah Jadi Mimpi Buruk Liverpool-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Flamengo pernah membuat Liverpool merana dalam laga perebutan gelar Piala Dunia Antarklub. Momen itu terjadi tahun 1981 saat ajang ini masih bernama Piala Dunia Interkontinental.

Liverpool yang berlabel jawara Eropa harus mengakui keperkasaan Flamengo. Juara Copa Libertadores itu tanpa ampun menghajar Liverpool dengan tiga gol tanpa balas.

Tim yang diarsiteki manajer legendaris Bob Paisley tak kuasa mengimbangi kehebatan Flamengo yang diperkuat salah satu pemain terbaik dunia yang dijuluki ‘Pele Putih’, Zico.

Materi pemain Liverpool sebenarnya terbilang komplet saat itu. The Reds diperkuat pemain sekelas Bruce Grobbelaar, Alan Hansen, Graeme Souness, hingga Kenny Dalglish.

Flamengo Pernah Jadi Mimpi buruk LiverpoolLiverpool mengincar gelar perdana di ajang Piala Dunia Antarklub 2019. (AP Photo/Rui Vieira)

Namun, Flamengo yang berstatus tim debutan tak silau dengan hal tersebut. Bahkan Ruben-Negro bisa mencatat kemenangan dengan skor meyakinkan dalam laga yang berlangsung di Stadion Nasional, Tokyo, 13 Desember 1981.

[Gambas:Video CNN]

Flamengo sudah unggul 1-0 ketika Joao Batista Nunes merobek gawang Grobbelaar pada menit ke-12. Di pertengahan babak kedua, Flamengo semakin di atas angin setelah Adilio Goncalves membuat tim yang diasuh Paulo Carpegiani unggul 2-0.

Empat menit jelang babak pertama usai, Liverpool makin merana karena gawang Grobbelaar kembali kebobolan. Nunes mencetak gol keduanya untuk membuat Flamengo unggul 3-0 di babak pertama.

Flamengo Pernah Jadi Mimpi Terburuk Liverpool

Di babak kedua, Flamengo yang sudah unggul 3-0 berhasil mempertahankan keunggulan. Hasil itu mengantarkan Zico dkk mengangkat trofi Piala Interkontinental untuk pertama kali sepanjang sejarah klub.

Seusai kekalahan telak itu, Liverpool kembali tampil di final Piala Interkontinental tiga tahun berselang. Namun, tim asal Amerika Latin kembali jadi batu sandungan.

Liverpool kalah dengan skor tipis 0-1 dari tim asal Argentina, Independiente pada 9 Desember 1984.

Saat ajang ini berganti nama jadi Piala Dunia Antarklub, Liverpool kembali tampil di final tahun 2005. Sial bagi Liverpool karena peluang meraih gelar gagal terwujud usai kalah dengan skor tipis 0-1 dari Sao Paulo di Stadion Internasional Yokohama, Jepang, 18 Desember 2005.

(jal)





berita olahraga