Manchester City

Guardiola Mainkan False Nine Lawan Chelsea-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia —

Pelatih Manchester City Pep Guardiola akan memainkan gelandang Ilkay Gundogan sebagai sebagai false nine atau striker palsu saat melawan Chelsea, Jumat (26/6) dini hari waktu Indonesia.

Guardiola menyebut Gundogan merupakan salah satu pemain serba bisa yang dimiliki Manchester Biru.

Dengan begitu, mantan pemain Borussia Dortmund tersebut bisa menggantikan peran Aguero yang cedera di lini depan Man City dengan menjadi false nine.

“Para pemain yang memahami permainan, dan mereka jauh lebih pintar, mereka mengerti cara bermain sepak bola, mereka dapat memainkan semua posisi,” ujar Guardiola dikutip dari Manchester Evening News.

“Ada pemain luar biasa yang hanya bisa memainkan satu posisi, dan Ilkay bisa bermain di banyak posisi.

[Gambas:Video CNN]

Di mata Guardiola, Gundogan tidak bisa dimainkan sebagai striker atau target utama yang selalu berada di kotak penalti, tetapi juga mampu turun membantu pertahanan.

“Dia pemain yang luar biasa, karena dia sangat cerdas, dan pemain yang cerdas dapat bermain sebagai full-back, pemain sayap, pada saat yang sama, peran yang sama,” tutur pelatih asal Spanyol itu.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Selain Gundogan, Guardiola memiliki banyak opsi untuk mencari pengganti Aguero. Gabriel Jesus, Raheem Sterling, hingga Bernardo Silva adalah sederet pemain The Citizens yang bisa dimainkan Man City lawan Chelsea.

Apabila Guardiola ingin memainkan striker murni, Gabriel Jesus bisa jadi pilihan utama. Namun, belakangan Gabriel Jesus diisukan akan pindah ke Italia.

“Kami tidak memiliki keraguan dengannya, seperti yang pemain lain tahu, tetapi tentu saja kami memainkan banyak pertandingan dengan waktu yang singkat untuk pemulihan dan persiapan,” kata Guardiola.

Melihat waktu yang terbatas untuk menghabiskan sisa kompetisi di masa pandemi virus corona saat ini, Guardiola menilai memainkan pemain dari posisi yang berbeda bisa jadi salah satu solusi.

“Sterling bisa bermain di sana, tanpa keraguan. Itu posisi yang luar biasa untuk dia, tetapi di saat yang sama Bernardo juga bisa bermain di sana,” ucap pelatih 49 tahun itu.

(sry/jun)





berita olahraga