Fajar/Rian Sukses Tebus Kekalahan di Denmark Open

Indonesia Ulangi Hasil Buruk di Malaysia Masters-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Indonesia mencatat hasil buruk di Malaysia Masters setelah gagal menempatkan wakil di partai final tahun ini.

Kali terakhir Indonesia tak menempatkan wakil di final Malaysia Masters adalah pada 2009. Dalam ajang yang saat itu masih bernama Malaysia Open Grand Prix Gold, tidak ada satu pun pemain Merah Putih dan hanya ada enam wakil China serta empat wakil tuan rumah.

Setelah 2009, wakil-wakil Indonesia selalu berhasil tampil di partai perebutan gelar juara dan setidaknya meraih satu gelar kecuali pada gelaran tahun 2012 dan 2015.

Kendati pulang tanpa medali emas pada dua penyelenggaraan tersebut, Indonesia masih mampu menempatkan wakil di final. Pada 2012 ada ganda campuran Irfan Fadhilah/Weni Anggraini dan pemain tunggal putra Sony Dwi Kuncoro yang berstatus sebagai finalis.

Sedangkan pada 2015 terdapat Praveen Jordan/Debby Susanto sebagai satu-satunya wakil Indonesia di partai puncak.

Indonesia Ulangi Hasil Buruk di Malaysia MastersGreysia Polii/Apriyani Rahayu gagal melangkah ke final Malaysia Masters 2020. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Pada tahun ini Indonesia menempatkan empat wakil di semifinal, namun tidak ada yang berhasil merebut tiket ke final.

Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu kalah dari pasangan China Li Wen Mei/Zheng Yu. Sementara ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja takluk dari pasangan nomor satu dunia asal Negeri Tirai Bambu, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.

Di sektor ganda putra, peluang all Indonesian final digagalkan pasangan China dan Korea Selatan. Li Jun Hui/Liu Yu Chen menundukkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Kim Gi Jung/Lee Yong Dae mengalahkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

[Gambas:Video CNN]
Pebulutangkis-pebulutangkis Indonesia pernah merasakan gelar Malaysia Masters di berbagai sektor, kecuali tunggal putri.

Alamsyah Yunus dan Simon Santoso pernah menjadi juara tunggal putra pada 2013 dan 2014, sementara Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta menjadi satu-satunya ganda putri Indonesia yang menempati podium tertinggi di Malaysia Masters pada 2013.

Sedangkan di sektor ganda campuran ada tiga wakil yang pernah berjaya, yakni Devi Lahardi Fitriawan/Liliyana Natsir (2011), Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (2012), dan Praveen Jordan/Vita Marissa (2014).

Indonesia Ulangi Hasil Buruk di Malaysia Masters

Ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo merupakan pemain Indonesia tersukses di Malaysia Masters dengan dua gelar pada 2019 dan 2016. Selain itu terdapat Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (2018), Berry Angriawan/Hardianto (2017), dan Markis Kido/Hendra Setiawan (2010) yang menegaskan dominasi ganda putra Indonesia di Negeri Jiran. (nva)





berita olahraga