Jelang Piala Liga, Lampard Masih Ingat Kecewa Dibantai MU

Jelang Piala Liga, Lampard Masih Ingat Kecewa Dibantai MU-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Menjelang pertandingan babak keempat Piala Liga Inggris melawan Manchester United, manajer Chelsea Frank Lampard masih ingat kekecewaan dibantai The Red Devils pada laga pembuka Liga Inggris.

Lampard mengawali musim menangani Chelsea dengan kekalahan telak dari MU. Laga perdana The Blues yang berlangsung di Stadion Old Trafford berakhir dengan hasil kekalahan empat gol tanpa balas.

Chelsea tidak bermain buruk pada saat itu, namun anak asuh Lampard tak mampu mengelak dari kekalahan dengan skor yang cukup mencolok.

Selepas kekalahan tersebut, salah satu klub ibu kota Inggris itu mampu bangkit dan kini Chelsea bahkan menempati peringkat yang lebih baik ketimbang MU di klasemen.

Jelang Piala Liga, Lampard Masih Ingat Kecewa Dibantai MUChelsea mengalami kekalahan telak dari MU pada laga perdana awal musim ini. (AP Photo/Dave Thompson)

Pada babak keempat Piala Liga Inggris, Chelsea akan kembali berjumpa MU. Menjelang laga yang berlangsung di Stadion Stamford Bridge, Rabu (30/10), Lampard mengaku bakal mempersiapkan tim dengan baik.

[Gambas:Video CNN]
“Saya tidak akan menganggap enteng pertandingan ini kendati saya akan melakukan perubahan. Pemain yang ke luar di daftar susunan pemain adalah gambaran besar dari pekan yang akan datang. Saya tahu bagaimana para pemain tetapi semua yang akan bermain akan memberi segalanya,” kata Lampard diktuip dari Sky Sports.

“[Kekalahan 0-4 dari MU] terasa begitu jauh tetapi saya tidak akan mengesampingkannya. Mereka melukai kami empat kali padahal kami bermain cukup bagus,” sambung mantan kapten Chelsea tersebut.

Jelang Piala Liga, Lampard Masih Ingat Kecewa Dibantai MU

Lampard tidak membantah gelar Piala Liga merupakan salah satu target idealnya bersama dengan skuat Chelsea yang kini dihuni pemain-pemain muda.

Kemenangan atas Ajax dalam lanjutan Liga Champions pekan lalu pun menjadi pemacu semangat yang diutarakan Lampard kepada para pemain.

“Kejadian saat melawan Ajax adalah pesan untuk para pemain. Untuk mempertahankan semangat sehingga mereka bisa menajdi pemain yang mengubah pertandingan. Kami butuh skuat besar untuk sukses,” tukasnya. (nva)





berita olahraga