Rossi dan Marquez di Jakarta pada Hari yang Sama

Kemenangan atas Marquez Tak Terlalu Mengesankan bagi Rossi-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Valentino Rossi tidak memasukkan kemenangan atas Marc Marquez sebagai hasil yang paling mengesankan dalam 20 tahun berkarier di MotoGP.

Alih-alih menyebut kemenangan atas Marquez, Rossi menilai keberhasilan mengungguli Max Biaggi, Casey Stoner, dan Jorge Lorenzo sebagai kemenangan indah.

“Menurut saya ada tiga kemenangan terbaik dalam karier saya,” ujar Rossi.



“Tiga balapan itu adalah di Welkom [Afrika Selatan] 2004, ketika saya berhasil meraih kemenangan pertama bersama Yamaha, Laguna 2008 ketika bersaing dengan Stoner, dan Barceloan 2009 duel di tikungan terakhir melawan Lorenzo. Itu adalah tiga balapan terbaik saya,” sambungnya.
Kemenangan atas Marquez Tak Terlalu Mengesankan bagi RossiValentino Rossi sudah bersaing dengan banyak pebalap di lintasan MotoGP sejak 2000. (AP Photo/Petr David Josek)

Selain tidak memasukkan kemenangan melawan Marquez dalam daftar kesuksesan terbaiknya, Rossi pun tidak memasukkan nama penguasa MotoGP dalam kurun tujuh tahun terakhir tersebut dalam daftar pesaing terhebat.

“Saya memiliki duel-duel yang luar biasa melawan Max Biaggi, Sete Gibernau, dan terakhir melawan Jorge Lorenzo. Ketika Anda memiliki rivalitas seperti itu maka ada tambahan semangat untuk menaikkan level,” terang Rossi.

“Saat persaingan dimulai, dan kemudian menjurus sedikit ke masalah pribadi. Jadi itu berarti dapat menjadi semangat untuk tampil di depan lebih dulu dan level pun meningkat,” tambahnya dikutip dari Autosport.

Kemenangan atas Marquez Tak Terlalu Mengesankan bagi Rossi

Rossi kali terakhir menjadi juara dunia pada 2009. Setelah itu, The Doctor kalah saing melawan Lorenzo dan Stoner. Selepas Marquez naik kelas ke MotoGP, Rossi pun tidak mampu menyaingi pebalap Honda tersebut. Bahkan Rossi belum pernah lagi menjadi juara seri sejak terakhir tampil di podium teratas pada MotoGP Belanda 2017.

[Gambas:Video CNN]

(nva)





berita olahraga