Masih Jajal Lapangan, Marcus/Kevin Telat Start di French Open

Kevin/Marcus Keluhkan Shuttlecock French Open 2019-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mengeluhkan shuttlecock yang digunakan penyelenggara French Open 2019. Namun, ganda putra andalan Indonesia itu optimistis juara.

Pada pertandingan pertama Kevin/Marcus mengalami kendala dalam adaptasi lapangan. Setelah kalah di gim pertama dari pasangan junior Wang Chang/Di Zi Jian (Tiongkok), Kevin/Marcus berhasil menguasai dua gim tersisa dan menang dengan skor 19-21, 21-11, dan 21-17.

“Shuttlecock di sini dengan Denmark berbeda sekali, lapangan dan situasinya juga sangat berbeda. Kami juga belum latihan di lapangan pertandingan setelah kemarin sampai dari Denmark. Jadi cukup sulit untuk adaptasi hari ini. Selain itu lawan juga bermain bagus,” kata Marcus seperti dikutip dari laman resmi PBSI.

[Gambas:Video CNN]
Kevin juga mengakui banyak melakukan kesalahan di laga perdana. Namun, perlahan bisa memperbaiki dan beradaptasi dengan lapangan di Stadion Paris Coubertin.

“Kami cukup banyak melakukan kesalahan dan start sangat pelan. Mereka terus menekan kami dari awal. Mereka main dengan sangat nothing to lose, selain memang bagus juga mainnya,” kata Kevin.

Kevin/Marcus Keluhkan Shuttlecock French Open 2019

Selanjutnya, Kevin/Marcus bakal ditantang wakil Korea Kim Gi Jung/Lee Yong Dae. Pertemuan terakhir kedua pasangan dimenangkan Kevin/Marcus di Hong Kong Open 2018 dengan skor 20-22, 21-9, dan 21-15.

“Semua pemain punya kans yang sama. Kami hanya ingin mencoba melakukan yang terbaik,” kata Kevin mengenai peluang mereka di French Open 2019.

Indonesia masih memiliki satu wakil yang belum bertanding di babak pertama. Pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan bertemu Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia). (jun/har)





berita olahraga