Khabib Kembali ke Rusia, Nasib UFC 249 Kian Tak Menentu-Spekta Sports

Tantang Khabib, Mayweather Diminta Antre

Jakarta, CNN Indonesia — Jelang pertarungan UFC 249, Khabib Nurmagomedov justru kembali dari Amerika Serikat ke Rusia lantaran pandemi virus corona.

Tempat latihan Khabib di San Jose, California, dilaporkan sudah ditutup atas permintaan pemerintah setempat.

Sebelumnya tempat bernama American Kickboxing Academy itu sudah diisolasi karena penyebaran virus corona, dan hanya Khabib yang bisa berlatih di tempat itu. Belakangan situasi begitu ketat hingga sasana tersebut harus ditutup.



Manajer Khabib, Rizvan Magomedov, menyebut tidak ada lagi kubu dari juara kelas ringan UFC itu yang berada di Amerika Serikat.

Khabib Kembali ke Rusia, Nasib UFC 249 Kian Tak MenentuTony Ferguson sudah empat kali direncanakan bertemu Khabib Nurmagomedov di octagon. (Ethan Miller/Getty Images/AFP)

“Tidak ada lagi orang di Amerika Serikat, semuanya di Rusia,” dikutip dari TASS.

Pertarungan UFC 249 yang menampilkan laga puncak Khabib vs Ferguson terus dihinggapi kabar tak menentu lantaran wabah virus corona yang juga menerpa Amerika Serikat.

Khabib Kembali ke Rusia, Nasib UFC 249 Kian Tak Menentu

Sadar kecil kemungkinan menggelar duel di Amerika Serikat, pada 18 April seperti yang direncanakan sebelumnya, Presiden UFC Dana White menegaskan pertunjukan harus tetap berlangsung.

Banyak opsi disebut White maupun pihak lain yang ingin mewujudkan Khabib vs Ferguson terselenggara, mulai dari penyelenggaraan di studio tertutup yang hanya dihadiri sedikit orang hingga penyelenggaraan pertarungan di negara lain.

Khabib Kembali ke Rusia, Nasib UFC 249 Kian Tak Menentu

Duel Khabib vs Ferguson dinanti penggemar MMA. Selain rekor tarung apik yang dimiliki kedua atlet, rasa penasaran juga muncul untuk menyaksikan pertarungan yang sudah digagas sejak 2015.

Dalam lima tahun terakhir, empat kesempatan mempertemukan Khabib dan Ferguson selalu gagal karena kondisi fisik The Eagle dan El Cucuy.

[Gambas:Video CNN]

(nva)





berita olahraga