Kisah 50 Detik Mematikan Mariano Diaz di El Clasico

Kisah 50 Detik Mematikan Mariano Diaz di El Clasico-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Zinedine Zidane memutuskan mengganti Karim Benzema dengan Mariano Diaz di masa injury time dan hal itu yang membuat Real Madrid tak perlu tegang hingga akhir pertandingan lawan Barcelona.

Meski Barcelona kesulitan menekan Real Madrid hingga akhir pertandingan, Zidane tidak mau mengambil risiko. Zidane bahkan tak memilih memasukkan pemain belakang untuk menggantikan Karim Benzema.

Keputusan Zidane menurunkan Diaz terbukti tepat. Diaz bisa menghadirkan gol kedua sekaligus memastikan kekalahan Barcelona tanpa menunggu menit akhir pertandingan.

Diaz dengan cerdas membaca keputusan Dani Carvajal yang sedang melakukan lemparan ke dalam. Lemparan panjang Carvajal tidak langsung dikontrol oleh Diaz melainkan dibiarkan melewati dirinya.

Kisah 50 Detik Mematikan Mariano Diaz di El ClasicoReal Madrid berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor 2-0. (AFP/JAVIER SORIANO)

Aksi Diaz itu membuat Samuel Umtiti tidak sigap. Diaz yang tenaganya masih penuh bisa langsung mengejar bola tanpa bisa dibayangi Umtiti.

Diaz melesat menuju kotak penalti. Nelson Semedo yang beroperasi di sisi kanan siap menutup pergerakan Diaz.

Di kotak penalti, Vinicius Jr. sudah mengejar dan siap menyambut umpan. Kehadiran pemain Madrid lain turut memecah konsentrasi Semedo dan Marc Andre ter Stegen.

Kisah 50 Detik Mematikan Mariano Diaz di El Clasico

Seolah tak ingin melewatkan kesempatan yang datang, Diaz memilih melakukan tembakan dari sudut sempit. Tembakan Diaz meluncur mulus masuk ke gawang tanpa bisa dibendung Ter Stegen.

Dikutip dari Opta, Diaz hanya butuh 50 detik untuk mencetak gol sejak tampil di lapangan. Ia jadi pemain pengganti paling cepat yang berhasil mencetak gol.

Gol dari Diaz ini bisa jadi pembuktian untuk Zinedine Zidane. Zidane belum sekalipun memberikan kepercayaan bagi Diaz untuk tampil di musim ini sebelum laga El Clasico.

Gol dari Diaz bisa meyakinkan Zidane untuk menurunkan Diaz ketika ia tak puas dengan performa Karim Benzema atau pemain depan lainnya. (ptr/sry)





berita olahraga