Sassuolo

Kronologi Juventus Jadi Rapuh dan Lembek-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia —

Juventus masih jadi favorit juara Liga Italia musim ini. Namun lini pertahanan mereka mengkhawatirkan karena kebobolan banyak gol dalam tiga laga terakhir.

Juventus selama ini dikenal sebagai tim dengan lini pertahanan yang solid. Namun label tersebut seolah menghilang dalam tiga laga terakhir di Serie A.

Juventus total kebobolan sembilan gol dalam tiga laga terakhir alias rata-rata tiga gol perlaga.

Berikut kronologi Juventus jadi tim yang rapuh dan lembek di lini belakang:

1. Juventus Kebobolan Empat Gol Lawan Milan

Laga lawan AC Milan adalah awal mula lini belakang Juventus terlihat rapuh. Dalam laga tersebut, Juventus sudah unggul 2-0 namun lini belakang yang tampil buruk membuat mereka kalah 2-4.

AC Milan's Franck Kessie, left, scores his side's 2nd goal during the Serie A soccer match between AC Milan and Juventus at the Milan San Siro Stadium, Italy, Tuesday, July 7, 2020. (Spada/LaPresse via AP)Pertahanan Juventus mulai rapuh sejak menghadapi AC Milan. ( AP/Spada)

Duet Daniele Rugani dan Leonardo Bonucci gagal membentuk benteng yang kokoh. Zlatan Ibrahimovic, Franck Kessie, Rafael Leao, dan Ante Rebic bergantian membobol gawang Juventus. Tiga gol pertama AC Milan bahkan hanya terjadi dalam tempo lima menit.

2. Imbang 2-2 Lawan Atalanta

Juventus menghadapi laga sengit lawan Atalanta. Di duel ini, duet Matthijs De Ligt dan Leonardo Bonucci dipercaya turun bermain. Juan Cuadrado dan Danilo jadi full back seperti halnya dalam laga lawan Milan.

Namun Atalanta sukses merusak lini belakang Juventus. Kerja sama Alejandro Gomez dan Duvan Zapata di balik proses gol pertama membuktikan longgarnya pertahanan Juventus.

Sedangkan di balik gol Ruslan Malinovskiy, Wojciech Szczesny tidak bisa membendung tembakan keras tersebut.

Atalanta's Duvan Zapata (91) battles for the ball with Juventus' Matthijs de Ligt during the Serie A soccer match between Juventus and Atalanta at the Allianz Stadium in Turin, Italy, Saturday, July 11, 2020. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)Duvan Zapata sukses membongkar pertahanan Juventus. ( AP/Fabio Ferrari)

3. Diberondong Tiga Gol oleh Sassuolo

Dalam laga lawan Sassuolo, Juventus menurunkan formasi Matthijs De Ligt dan Giorgio Chiellini sebagai palang pintu di lini pertahanan, ditemani Danilo dan Alex Sandro.

Namun setelah unggul 2-0 di awal pertandingan, Juventus malah diberondong tiga gol Sassuolo. Gol Filip Duricic membuktikan lini belakang Juventus lengah dan tak siap melihat pergerakan pemain lawan.

Usai kebobolan oleh tendangan bebas Domenico Berardi, lini belakang Juventus menunjukkan kelengahan di balik gol ketiga yang dicetak Francesco Caputo.

Tembakan Berardi yang terlihat melebar ternyata diteruskan oleh Caputo yang tak terkawal. Beruntung bagi Juventus, Alex Sandro mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Meski Juventus masih punya keunggulan tujuh poin, buruknya lini belakang Bianconeri ini mesti segera diperbaiki bila tak mau gelar Liga Italia yang sudah ada di depan mata melayang ke tim lain.

(ptr/jun)

[Gambas:Video CNN]





berita olahraga