Kronologi Pelatih Tunggal Putra Indonesia PDP Virus Corona-Spekta Sports

Efek Virus Corona, German Open 2020 Dibatalkan

Jakarta, CNN Indonesia — Pelatih tunggal putra pelatnas¬†badminton Indonesia dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 atau virus corona usai ikut rombongan ke All England. Berikut kronologi pelatih tunggal putra Indonesia PDP virus corona.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Susy Susanti kepada CNNIndonesia.com mengatakan status PDP COVID-19 diberikan kepada pelatih tunggal putra Indonesia sejak Senin (23/3) malam.

Pelatih tunggal putra masuk dalam rombongan Indonesia yang baru pulang dari Birmingham, Inggris usai membawa atlet tampil di All England 11-15 Maret 2020. Ia masuk dalam rombongan pertama yang pulang ke Jakarta pada Minggu (15/3).



Setibanya di Jakarta, rombongan menjalani isolasi mandiri di Pelatnas PBSI Cipayung atau sejak delapan hari lalu. Namun, sejak dua hari lalu atau Minggu (22/3), pelatih tunggal putra itu memilih untuk pulang dan mengisolasi diri di rumah lantaran merasa kondisi badannya tidak enak.

[Gambas:Video CNN]

“Jadi dua hari lalu beliau pulang ke rumah mau isolasi di rumah setelah merasa tidak enak badan, tidak doyan makan dan lesu. Lalu semalam di bawa ke dokter dan sama dokter dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan di RS Pelni,” ucap Susy kepada CNNIndonesia.com, Selasa (24/3).

Dari hasil pemeriksaan di RS Pelni, pelatih tunggal putra itu diketahui mempunyai flek paru-paru sehingga diputuskan untuk diisolasi.

Sekjen PP PBSI, Achmad Budiharto menyebut ingin membawa pelatih tunggal putra ke Wisma Atlet Kemayoran yang sementara ini disulap menjadi Rumah Sakit Virus Corona. Namun hal itu urung dilakukan karena kondisi yang tidak memungkinkan.

Kronologi Pelatih Tunggal Putra Indonesia PDP Virus Corona

“Di RS Pelni di CT Scan, karena ada flek paru-paru jadi langsung dimasukkan dalam daftar PDP. Tadinya mau masuk ke Wisma Atlet, tapi antreannya panjang jadi supaya penanganannya cepat dirujuk ke RS Pelni,” tutur Budi melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com.

Setelah ditetapkannya pelatih tunggal putra bulutangkis Indonesia sebagai PDP virus corona, PBSI dengan cepet langsung melapor ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kemudian dari pihak Kemenkes menugaskan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta Timur untuk datang ke Pelatnas Cipayung.

Kronologi Pelatih Tunggal Putra Indonesia PDP Virus Corona

“Dari pihak Dinkes kemudian melakukan pendataan siapa yang berinteraksi dengan beliau setelah muncul keluhan. Mereka-mereka yang paling dekat diberlakukan karantina yang lebih intensif. Prinsip social distancing terus berjalan,” sebutnya.

Selain itu, PBSI juga bakal memberitahukan kondisi ini kepada Badminton World Federation (BWF). (TTF/ptr)





berita olahraga