Liverpool Bimbang Tumbang oleh Chelsea yang Pincang

Liverpool Bimbang Tumbang oleh Chelsea yang Pincang-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Chelsea yang tak punya banyak pilihan di lapangan berhasil menaklukkan Liverpool di babak 16 besar Piala FA sekaligus mengubur mimpi treble The Reds musim ini.

Chelsea kehilangan sejumlah pemain di laga ini. N’Golo Kante tidak bisa bermain, begitu juga Tammy Abraham yang jadi pemain tersubur The Blues di musim ini.

Begitu pertandingan berjalan, Chelsea kembali dihajar oleh badai cedera. Mateo Kovacic harus keluar sebelum babak pertama berakhir sedangkan Willian tak bisa melanjutkan pertandingan di awal babak kedua.

Cedera dua pemain tersebut membuat lini tengah Chelsea akhirnya diisi oleh dua pemain muda, Billy Gilmour yang baru berusia 18 tahun dan Mason Mount yang berumur 21 tahun. Mereka ditemani Ross Barkley dan kemudian Jorginho sejak menit ke-51.

Sedangkan di kubu Liverpool, Jurgen Klopp memutuskan menyimpan Roberto Firmino dan Mohamed Salah di bangku cadangan. Klopp juga memilih Fabinho ditemani oleh Curtis Jones dan Adam Lallana di lini tengah, meninggalkan Alex Oxlade-Chamberlain dan James Milner di bangku cadangan.

Willian mencetak gol cepat karena blunder Adrian.Willian mencetak gol cepat karena blunder Adrian. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Meski menegaskan bakal selalu berusaha 100 persen meraih kemenangan di tiap pertandingan, Klopp memilih mengistirahatkan 5-6 pemain yang biasa mengisi formasi inti ‘The Reds’.

Kebimbangan Liverpool ini yang kemudian membuat mereka bisa tersingkir oleh Chelsea yang sejatinya tampil pincang.

Sebelum keluar dari lapangan, Willian memberikan kontribusi terbaik lewat gol di babak pertama yang tercipta di menit ke-13. Gol Willian tak lepas dari kontribusi kesalahan dua pemain, Fabinho dan Adrian.

Fabinho ‘memberikan’ bola pada Willian yang berdiri di luar kotak penalti. Willian memutuskan melepaskan tembakan langsung dari tempat ia berdiri. Bola tepat mengarah ke Adrian namun ia tidak bisa membendung bola dengan baik sehingga bola meluncur masuk ke dalam gawang.

Blunder Adrian ini seolah menghapus penyelamatan gemilang kiper asal Spanyol tersebut di menit-menit awal pertandingan saat ia membendung sejumlah tembakan.

Liverpool kesulitan membongkar pertahanan Chelsea.Liverpool kesulitan membongkar pertahanan Chelsea. (AP/Ian Walton)

Setelah tertinggal lewat gol cepat, peluang terbaik Liverpool untuk menyamakan kedudukan bisa dibilang hanya tersaji di babak pertama.

Peluang terbaik Liverpool tercipta di menit ke-20 saat kemelut terjadi di muka gawang Chelsea. Sadio Mane, Divock Origi, dan Curtis Jones secara beruntun mendapat giliran melepaskan tembakan ke gawang. Namun semuanya bisa dimentahkan oleh Kepa Arrizabalaga yang dipercaya turun di laga ini.

Satu peluang lagi yang cukup bagus bagi Liverpool untuk menyamakan kedudukan adalah ketika Sadio Mane melakukan tembakan di menit ke-31 yang kembali berhasil diblok oleh Kepa.

[Gambas:Video CNN]

Liverpool Tak Berdaya di Babak Kedua

Setelah tertinggal di babak pertama, Klopp memilih untuk tetap tenang dan tidak melakukan pergerakan lewat pergantian pemain. Padahal situasi di 20 menit awal babak kedua menggambarkan kondisi Liverpool yang kepayahan, tanpa ancaman dan tanpa tembakan tepat sasaran ke gawang Chelsea.

Terus menekan dengan garis pertahanan tinggi, Liverpool akhirnya mengalami petaka di menit ke-64.

Gol Ross Barkley menyulitkan Liverpool di babak kedua.Gol Ross Barkley menyulitkan Liverpool di babak kedua. (AP/Ian Walton)

Keberhasilan Ross Barkley merebut bola dari lini tengah membuat ia berlari menuju kotak penalti Liverpool. Fabinho yang mengawal Barkley tidak bisa mengejar dan memutuskan tidak melakukan tekel. Neco Williams juga tidak memberikan bantuan yang berarti ketika datang.

Barkley memilih melepaskan tembakan dari luar kotak penalti dan Adrian gagal melakukan penyelamatan.

Tertinggal dua gol, Klopp baru bergerak. Di 20 menit akhir pertandingan, Klopp memasukkan Roberto Firmino dan James Milner secara bersamaan, disusul Mohamed Salah sepuluh menit kemudian.

Kehadiran tiga pemain tersebut tidak memberikan dampak nyata. Liverpool sudah terjebak pada arus permainan monoton di babak kedua. Mereka tetap konsisten dalam hal tidak memberikan ancaman bagi Chelsea.

Liverpool yang Bimbang Tumbang oleh Chelsea yang PincangKehadiran Mohamed Salah tidak banyak membantu Liverpool di lapangan. (AP/Ian Walton)

Sedikit hiburan bagi Liverpool, setidaknya mereka hanya kalah dengan skor 2-0 di laga ini karena Chelsea punya peluang bagus untuk mengakhiri pertandingan dengan tambahan gol.
Keberhasilan Adrian membendung tembakan Pedro Rodriguez dan tendangan Olivier Giroud yang menerpa mistar membuat skor 2-0 tetap bertahan hingga akhir pertandingan.

Namun hal tersebut tetap tidak bisa menghindarkan Liverpool dari kenyataan bahwa mimpi treble mereka musim ini telah gagal terwujud. (jal)





berita olahraga