Liverpool Tak Perlu Malu Tersingkir dari Piala Liga Inggris

Liverpool Tak Perlu Malu Tersingkir dari Piala Liga Inggris-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Liverpool tidak perlu malu usai takluk 0-5 dari Aston Villa pada perempat final Piala Liga Inggris di Stadion Villa Park, Birmingham, Rabu (18/12) dini hari WIB.

Meski bermain dengan pemain-pemain dari tim junior, skuat The Reds secara statistik tidak kalah dari Aston Villa.

Mengacu statistik ESPN, skuat yang didampingi pelatih U-23 Neil Critchley unggul penguasaan bola dari tuan rumah. Persentase penguasaan bola tim tamu mencapai 57 persen berbanding 43 milik Villa.

Selain itu, Liverpool tercatat melakukan 15 usaha untuk mencetak gol dan delapan di antaranya tepat sasaran. Torehan ini lebih baik dari anak asuh Dean Smith yang 11 kali melakukan upaya membobol gawang lawan dan delapan percobaan itu tepat sasaran.

Liverpool Tak Perlu Malu Tersingkir dari Piala Liga InggrisLiverpool tanpa tim utama karena tengah berjuang di Piala Dunia Antarklub 2019. (Giuseppe CACACE / AFP)

Perbedaan paling mencolok dari kedua tim ini hanya dalam hal penyelesaian akhir. Liverpool tidak sekalipun bisa membobol gawang lawan dari delapan peluang yang dimiliki.

[Gambas:Video CNN]
Sebaliknya Villa bisa mencetak lima gol dari delapan peluang bersih yang didapatkan. Lima gol Villans dijaringkan Jonathan Kodjia (dua gol), Conor Hourihane, Wesley, dan gol bunuh diri Morgan Boyes.

Di laga ini, Liverpool turun dengan para pemain muda karena tim utama yang diarsiteki Jurgen Klopp harus menjalani pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub 2019 di Doha, Qatar, Kamis (19/12).

Liverpool Tak Perlu Malu Tersingkir dari Piala Liga Inggris

Jadwal pertandingan yang berdekatan membuat Mohamed Salah dkk difokuskan untuk ajang Piala Dunia Antarklub 2019. Di semifinal, Liverpool akan menghadapi klub Meksiko peraih juara Liga Champions zona CONCACAF, Monterrey.
Keputusan menurunkan para pemain muda membuat Liverpool bikin rekor karena menurunkan skuat termuda di ajang Piala Liga Inggris. Usia rata-rata pemain yang jadi starter di markas Villa adalah 19 tahun dan 182 hari.

Penyerang sayap Harvey Eliott jadi pemain termuda karena baru berusia 16 tahun. Sementara pemain tertua disandang Pedro Chirivella yang berusia 22 tahun. (jal/sry)





berita olahraga