Lupakan Polemik soal Shin Tae Yong-Spekta Sports

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kiri) memakaikan jaket Timnas Indonesia ke Pelatih Timnas Indonesia Senior yang baru Shin Tae-Yong (kanan) di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019). PSSI resmi mengontrak pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-Yong selama empat tahun ke depan. ANTARA FOTO ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wsj.

Jakarta, CNN Indonesia —

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menegaskan untuk lupakan polemik tentang pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong.

“Malam ini mulai pukul 20.00 WIB saya bertemu secara virtual dengan Shin Tae Yong dan hanya didampingi penerjemah. Inti pertemuan itu adalah kami menyadari ada komunikasi yang tersumbat karena Covid-19. Komunikasi menjadi tidak lancar. Namun, kami sudah menyepakati untuk melupakan polemik. Beliau ingin terus membangun sepak bola Indonesia khususnya tim nasional,” ujar Iriawan dikutip dari Antara.

Iriawan juga mengisyaratkan Shin Tae Yong tetap sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dikutip dari situs resmi PSSI, pernyataan itu disampaikan Iriawan usai mengadakan pertemuan virtual dengan Shin Tae Yong, Jumat (26/6) malam.

“Saya tahu Shin Tae Yong pelatih profesional dan hebat. Kualitasnya sangat baik. Karena itu, kami sangat menunggu kedatangan Shin kembali ke tanah air,” kata Iriawan.

Dalam kesempatan itu, Iriawan juga berusaha meluruskan duduk persoalan terkait pernyataan Shin Tae Yong yang sempat menjadi polemik di tanah air. Dia menganggap kegaduhan yang sempat mencuat merupakan kesalahpahaman saja.

Sebelumnya media Korea Selatan, Naver dan News Joins sempat memberitakan keluhan Shin Tae Yong soal PSSI. Dalam berita di News Joins, pelatih 51 tahun itu juga sempat bercerita tentang kesan kurang baik dia menyangkut Indra Sjafri yang saat itu masih berstatus asistennya. Indra belakangan menjadi Direktur Teknik PSSI.

Pernyataan itu mendapat respons negatif dari Ketua Satgas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman, dan Indra Sjafri. Bastaman bahkan sempat mengancam memecatnya. Iriawan pun mencoba mengendurkan ketegangan situasi yang sempat gaduh tersebut.

“Saya menganggap Anda sebagai adik saya. Usia saya 58 tahun, Shin Tae Yong 51 tahun. Sudah seperti adik dalam keluarga saya, karena itu mari berkomunikasi sebagai keluarga,” kata Iriawan kepada Shin Tae Yong dikutip dari PSSI.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. (Dok. PSSI)

Meski demikian, Iriawan tetap tak bisa memenuhi keinginan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong untuk mengadakan pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan untuk sementara ini. Pasalnya, situasi masih belum memungkinkan.

Pria dengan sapaan akrab Iwan Bule itu pun mengungkapkan alasan tak bisa memenuhi permintaan Shin Tae Yong tersebut.

“Pertama, karena Timnas U-19 yang akan dipersiapkan ke Piala Dunia U-20 2021 masih dalam proses seleksi. Tentu tidak efektif membawa rombongan sebanyak itu ke luar negeri,” ucap Iriawan.

[Gambas:Video CNN]

Alasan lainnya adalah sesuai kontrak, Shin Tae Yong didaulat menangani Timnas Indonesia di tiga level yaitu U-19, U-23, dan senior.

“Tidak mungkin membawa semua level timnas ke Korsel. Sementara dalam waktu bersamaan, Timnas U-19 dan Timnas Senior memiliki prioritas sama pentingnya,” jelas Iriawan.

GIF Banner Promo Testimoni

Timnas Indonesia U-19 dijadwalkan melakoni Piala AFC U-19 di Uzbekistan sebagai persiapan untuk Piala Dunia U-20 2021. Di saat yang bersamaan, Timnas Indonesia senior juga sudah harus melakukan persiapan untuk mengikuti ajang kualifikasi Piala Dunia 2020.

“Jika yang berangkat hanya Timnas U-19, maka Timnas Senior yang bersiap untuk Pra Piala Dunia dan Piala AFF tidak akan tertangani,” urainya. Lain halnya jika TC berlangsung di Indonesia, maka semua level timnas akan dapat ditangani dengan baik.

Demikian pula jika alasan Shin Tae Yong karena kekhawatiran pandemi Covid-19 di Indonesia, PSSI bisa mencarikan tempat yang aman. Timnas Indonesia U-16 sendiri mulai berlatih dengan protokol kesehatan ketat pada awal Juli mendatang.

(bac)





berita olahraga