Marquez-Rossi Beda Pendapat Soal Pembatalan MotoGP Australia

Marquez-Rossi Beda Pendapat Soal Pembatalan MotoGP Australia-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Pebalap Repsol Honda Marc Marquez dan Valentino Rossi dari Yamaha beda suara soal pembatalan sesi kualifikasi MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (26/7).

Kualifikasi pertama (Q1) dan kedua (Q2) MotoGP Australia dibatalkan karena cuaca buruk di Phillip Island. Angin kencang yang terjadi di wilayah itu membuat pebalap Red Bull KTM Miguel Oliveira mengalami kecelakaan di tikungan 1.

Usai menggelar pertemuan khusus dengan pebalap, race direction MotoGP memutuskan menunda kualifikasi dari Sabtu siang Waktu Indonesia Barat ke Minggu (27/10) pagi.

Penundaan itu terjadi karena sebagian pebalap memilih tidak melanjutkan kualifikasi pada hari Sabtu. Di antara pebalap itu, Marquez disebut-sebut menjadi salah satu pebalap yang memilih melanjutkan kualifikasi di tengah angin kencang di Phillip Island.

Dikutip dari Crash, para pebalap yang diklaim ingin kualifikasi pada hari Sabtu adalah: Marquez, Jack Miller, Johann Zarco, Pol Espargaro, dan Alex Rins.

Menurut Marquez, sesi kualifikasi masih memiliki kemungkinan untuk digelar meski cuaca buruk terjadi di MotoGP Australia.

“Di MotoGP ketika Anda datang dengan kecepatan 330 kilometer per jam di akhir trek lurus, getaran itu akan sangat terasa. Menurut saya, itu batas maksimal tapi kondisinya masih bisa untuk berkendara,” ujar Marquez dikutip dari Crash.

Marquez tidak memungkiri membalap di tengah angin kencang seperti di MotoGP Australia akan berbahaya bagi pebalap. Tetapi menurutnya, pebalap masih bisa melanjutkan balapan sebelum bendera merah dikibarkan.

“Menurut saya, tentu saja peluang kecil itu tetap ada sampai bendera merah [dikeluarkan], tetapi jelas itu sangat berbahaya terutama karena angin di sana dan kecepatan di sirkuit ini,” tutur The Baby Alien.

Pendapat Marquez itu sedikit berbeda dengan pernyataan Rossi yang sangat menentang balapan dilanjutkan di tengah cuaca buruk angin kencang.

“Kondisinya terlalu berbahaya karena ada embusan angin kencang, kondisinya ekstrem. Kami memilih tidak melanjutkan kualifikasi, dan kami berharap kondisi besok lebih bagus,” ucap Rossi dikutip dari Motori Online. (sry/sry)





berita olahraga