https://www.cnnindonesia.com/

Mimpi Dea Salsabila Berbuah Rp1,4 Miliar di SEA Games-Spekta Sports

TESTIMONI

Dea Salsabila Putri, CNN Indonesia | Rabu, 25/12/2019 19:25 WIB


Jakarta, CNN Indonesia — Setelah perjuangan di SEA Games 2019 selesai, informasi berseliweran soal akan adanya kenaikan besaran bonus. Dari yang saya baca-baca di media, informasi awal peraih medali emas akan dapat Rp200 juta tapi ternyata pas di hotel ada kabar lagi naik sampai Rp500 juta.

Berapa pun bonusnya sebenarnya saya syukuri. Saat acara penyerahan bonus, Pak Menpora mengatakan bonus peraih medali emas Rp500 juta.

Setelah mendengar itu saya kaget karena nilainya besar sekali. Jika dihitung-hitung saya mendapat bonus Rp1,4 miliar.

Niat dalam diri saya pun sudah bulat setelah mendengar pengumuman dari Pak Menpora. Saya ingin memberangkatkan kedua orang tua naik haji.

Saya merasa inilah cara saya untuk membalas jasa mereka yang luar biasa dan belum bisa saya balas. Dengan bonus yang lebih besar dari yang diperkirakan maka harus digunakan untuk membahagiakan orangtua.

Selain itu saya juga ingin mewujudkan mimpi saya yang sudah lama yakni punya rumah sendiri. Itu memang target utama saya sejak jadi atlet jauh sebelum mengukir prestasi di SEA Games 2019.

Dea Salsabila Putri merebut tiga medali emas di SEA Games 2019.Dea Salsabila Putri merebut tiga medali emas di SEA Games 2019. (Dok. NOC Indonesia)

Saya memang tipe orang yang tidak pernah takut bermimpi meskipun orang-orang mengatakan mimpi saya terlampau tinggi. Buat saya tidak apa-apa bermimpi tinggi karena kalau pun jatuh maka saya jatuh tidak jauh dari apa yang saya impikan.

Saya selalu bermimpi punya rumah sendiri. Saya memperkirakan baru bisa membeli rumah setelah PON Papua 2020, tetapi rupanya rezeki yang datang lebih cepat dari perkiraan saya.

Saya juga bermimpi di masa depan bisa ikut Olimpiade. Sebuah target yang tidak mudah tetapi bukan mustahil untuk dicapai. Untuk sampai ke sana maka sasaran saya berikutnya adalah Asian Games 2022. Pada Asian Games 2018, saya hanya berada di posisi ke-10.

Mimpi Dea Salsabila Berbuah Rp1,4 Miliar di SEA Games

Saya sendiri pertama kali ditawari jadi atlet modern pentathlon tahun 2017. Saat tes lari pertama kali saya peringkat kedua dan tes renang jadi juara. Saya kemudian dipanggil untuk persiapan Asian Games.

Sejak Asian Games 2018, saya mulai menikmati olahraga ini karena menu latihan yang variatif. Memang sempat terpikir untuk mundur karena merasa tidak mampu tapi niat itu akhirnya saya urungkan.

Di Asian Games 2018 saya hanya menempati posisi ke-10 karena tidak turun di berkuda. Saya ingin memperbaiki catatan tersebut dengan berlatih lebih keras di berkuda dan anggar.

[Gambas:Video CNN]
Dua olahraga ini masuk lima olahraga modern pentathlon selain renang, lari, dan menembak. Selain itu saya juga ingin menyelesaikan kuliah hingga S3. Sekarang saya masih semester tujuh di Universitas Negeri Surabaya dan bertahap ingin melanjutkan pendidikan S2 dan S3.

Saya sendiri memang punya dasar kuat di olahraga renang. Saya pernah menempati posisi ketiga renang 10 kilometer di PON 2016.

Tetapi saya memang merasa kemampuan saya ini memang turunan dari orang tua. Saya latihan lari walaupun nggak ngoyo bisa kencang. Saya menyadari itu dari mama karena dia pernah jadi atlet marathon sepatu roda.

Terpuruk Jelang SEA Games 2019


BACA HALAMAN BERIKUTNYA







berita olahraga