Mourinho Sempat Khawatir Kehilangan Ibrahimovic pada 2009-Spekta Sports

Mourinho Tolak Ibrahimovic ke Tottenham

Jakarta, CNN Indonesia — Pelatih Jose Mourinho sempat khawatir saat kehilangan striker Zlatan Ibrahimovic yang pindah ke Barcelona pada bursa transfer 2009/2010.

Mourinho melatih Inter sejak Juli 2008, dan sudah semusim bersama Ibrahimovic. Bersama dengan Ibrahimovic, Mourinho sukses meraih gelar Liga Italia dan Piala Super Italia 2008/2009.

Di musim itu Ibrahimovic jadi top skor Serie A dengan torehan 25 gol. Total penyerang asal Swedia itu mengemas 29 gol bersama Inter di musim 2008/2009.
Rumor Ibrahimovic diminati Barcelona mulai berembus. Pada akhirnya, saat sesi pramusim 2009/2010, Ibrahimovic memutuskan pindah ke Barcelona. Keputusan yang membuat Mourinho sedikit ketakutan. Padahal, di musim 2009/2010 Mourinho menargetkan juara Liga Champions dengan Inter.

“Kolaborator saya hancur, mereka mengatakan ‘Tanpa Ibrahimovic, tidak akan mungkin juara Liga Champions’. dan rekan setimnya juga tidak ingin kehilangan dia,” ujar Mourinho dikutip dari Marca.

[Gambas:Video CNN]

“Saya khawatir. Tetapi pada akhirnya saya berkata, ‘Mungkin Anda pergi, dan kami memenangi Liga Champions.’ Itu gila, tapi di ruang ganti suasananya berubah,” ucap Mourinho menambahkan.

Mourinho yang kini menangani Tottenham Hotspur menjelaskan alasan Ibrahimovic pindah ke Barcelona karena ingin memenangi Liga Champions.

Jose Mourinho juara Liga Champions bersama Inter Milan.Jose Mourinho juara Liga Champions bersama Inter Milan. (AFP PHOTO / CHRISTOPHE SIMON)

Ibrahimovic tampaknya tergiur dengan kesuksesan Blaugrana bersama Pep Guardiola yang juara Liga Champions di musim sebelumnya.

“Masalah itu dimulai di pramusim saat laga persahabatan lawan Chelsea. Selama berhari-hari media mengatakan ‘Ibra pergi ke Barcelona’, ‘Ibra tidak ke Barcelona’,” tutur Mourinho.

https://www.cnnindonesia.com/

“Di laga itu dia bermain 45 menit, karena dia profesional sejati. Tetapi di ruang ganti dia mengatakan kepada kami ‘Saya akan ke Barcelona, saya akan memenangi Liga Champions’,” kata Mourinho melanjutkan.

Pada akhirnya, Mourinho sukses merealisasikan prediksinya dengan juara Liga Champions 2009/2010. Menariknya, sebelum mengalahkan Bayern Munchen 2-0 di final, Nerazzurri lebih dulu menyingkirkan Barcelona di semifinal dengan agregat 3-2.

Musim 2009/2010 jadi paling sukses bagi Mourinho bersama Inter sebelum pindah ke Real Madrid. Selain gelar Liga Champions, Mourinho juga memenangi Liga Italia dan Coppa Italia. (sry/nva)





berita olahraga