Pesepak bola tim nasional Indonesia U-23 Nurhidayat (kanan) berupaya melepaskan diri dari hadangan pesepak bola tim nasional Brunei Darussalam U-23 Azim Izamuddin (kiri) pada pertandingan sepak bola Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3/2019). Tim nasional Indonesia U-23 mengalahkan tim nasional Brunei Darussalam U-23 dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/wsj.

Nurhidayat, Eks Timnas U-19 Beri Kado Mini Cooper untuk Pacar-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia —

Mantan bek Timnas Indonesia U-19, Nurhidayat Haji Haris mendadak viral di media sosial. Nurhidayat ramai diperbincangkan setelah memberikan hadiah mobil mewah Mini Cooper Cabrio kepada sang kekasih, Sara Ahmad untuk memperingati hari jadi hubungan mereka ke enam bulan.

Mini Cooper Cabrio yang bisa dibuka di bagian atap itu ditaksir memiliki harga antara Rp800 juta sampai Rp1 Miliar. Hadiah itu diberikan pemain yang memperkuat Bhayangkara FC itu di tengah pemotongan gaji pesepakbola Indonesia akibat pandemi covid-19.

Diketahui, hampir semua pesepakbola di Indonesia mengalami pemotongan gaji akibat penundaan kompetisi selama pandemi. Bahkan potongan gajinya mencapai 75 persen dari nilai kontrak.

Sebelum viral karena hadiah untuk sang kekasih, Nurhidayat termasuk pemain kenyang pengalaman di level junior. Pemuda asal Makassar itu pernah menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri.

Eks Kapten Timnas Indonesia U-19, Nurhidayat Haji Haris memberikan hadiah mewah berupa mobil Mini Cooper Cabrio untuk sang kekasih.Nurhidayat Haji Haris berfoto bersama sang kekasih Sara Ahmad. (Dok. Pribadi)

Karier Dayat, sapaan akrabnya, awet bersama tim Garuda Nusantara. Ia tercatat pernah dua kali mengantarkan Timnas Indonesia U-19 menempati posisi ketiga pada gelaran Piala AFF U-19 di Myanmar (2017) dan di Indonesia (2018).

Pada 2017, langkah pasukan Indra Sjafri terhenti di babak semifinal usai dikalahkan Thailand 2-3. Dalam perebutan tempat ketiga, Nurhidayat dkk menang telak 7-1 atas tuan rumah Myanmar.

Sedangkan pada 2018, Timnas Indonesia U-19 gagal melangkah ke partai puncak gara-gara dikalahkan Malaysia 2-3 dalam laga yang berlangsung Stadion Sidoarjo. Tim Garuda Nusantara kemudian memastikan tempat ketiga usai menang tipis 2-1.

Masuk di level usia yang lebih senior, Nurhidayat berhasil membawa Timnas Indonesia U-22 menjadi juara Piala AFF di Kamboja 2019. Timnas Indonesia U-22 berhasil menaklukkan kekuatan sepak bola terbesar di Asia Tenggara, Thailand lewat skor 2-1 di babak final.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Kala itu, Nurhidayat yang kini berusia 21 tahun menjadi cadangan pada dua laga perdana. Namun, ia dipercaya Indra Sjafri sebagai starter pada tiga laga terakhir di Piala AFF U-22 2019, termasuk ketika mengalahkan Thailand pada partai final yang digelar di Phnom Penh, Kamboja, 26 Februari 2019.

Di pengujung 2019, Nurhidayat membawa Timnas Indonesia U-22 menjadi runner up di SEA Games Filipina. Timnas Indonesia U-22 melangkah mulus ke partai puncak sebelum takluk di tangan Vietnam tiga gol tanpa balas.

Nurhidayat baru memulai karier profesional saat bergabung dengan PSM Makassar pada 2017. Namun, ia jarang mendapatkan menit bermain di lapangan dengan usianya yang relatif muda.

Nurhidayat kemudian hijrah ke ibu kota untuk bergabung dengan Bhayangkara FC dengan kontrak dua tahun. Debutnya bersama Bhayangkara FC dilakoni pada saat menghadapi Persija Jakarta dengan hasil imbang tanpa gol.

(TTF/jal)





berita olahraga