Link Live Streaming Gratis Arsenal vs Tottenham Hotspurs Mola TV

Link Live Streaming Gratis Arsenal vs Tottenham Hotspurs Mola TV-Spekta Sports

Derbi London akan tersaji pada pekan keempat Liga Primer Inggris. Arsenal akan menjamu Tottenham Hotspurs di Emirates Stadium. Kedua tim sama-sama mengalami kekalahan pekan lalu. Arsenal takluk 1-3 dari Liverpool, sementara Tottenham kalah 0-1 dari Newcastle United. Dengan hasil tersebut, Arsenal kini berada di peringkat keenam dengan 6 poin, sementara Tottenham berada di posisi 10 dengan 4 poin.

Pertemuan Arsenal melawan Tottenham Hotspurs selalu berlangsung panas mengingat persaingan di antara keduanya yang sudah berlangsung lama. Anda dapat menyaksikan pertandingan ini secara gratis melaui website atau aplikasi Mola TV.

Kickoff: Minggu, 1 September 2019 pukul 22:30

Arsenal vs Tottenham Hotspurs (Link Streaming)


Saksikan cuplikan pertandingan Liga Primer Inggris pada link berikut ini.





berita olahraga

Link Live Streaming Gratis Arsenal vs Tottenham Hotspurs Mola TV

Link Live Streaming Gratis Manchester City vs Brighton & Hove Albion Mola TV-Spekta Sports

Juara bertahan Manchester City akan menghadapi Brighton & Hove Albion pada pekan keempat Liga Inggris. Setelah ditahan imbang 1-1 pada pekan kedua, anak asuh Pep Guardiola ini kembali ke jalur kemenangan di pekan ketiga dengan mengalahkan Bournemouth 3-1. Di sisi lain Brighton akan menghadapi pekerjaan yang sulit di Ettihad nanti. Pasukan Graham Potter ini harus bisa menahan gempuran dan Sergio Aguero dan kawan-kawan yang sudah mencetak 10 gol dalam 3 pertandingan sekaligus menjadi klub tersubur di Liga Primer Inggris hingga pekan ketiga.

Pertandingan ini dapat Anda saksikan secara gratis melalui Aplikasi dan Website Mola TV. Cukup melakukan registrasi yang tidak dipungut biaya, Anda sudah dapat menyaksikan pertandingan Manchester City vs Brighton & Hove Albion dengan kualitas video HD.

Kick off: Sabtu, 31 Agustus 2019 pukul 21:00

Manchester City vs Brighton & Hove Albion (Link Streaming)

Saksikan juga cuplikan pertandingan Liga Primer melalui link berikut ini.






berita olahraga

Link Live Streaming Gratis Arsenal vs Tottenham Hotspurs Mola TV

speed dating meetup los angeles

Manchester United harus memperbaiki performanya di Liga Primer Inggris jika ingin kembali bersaing memperebutkan gelar juara. Setelah bermain imbang 1-1 melawan Wolverhampton dan kalah melawan Crystal Palace di pekan kedua dan ketiga, Ole Gunnar Solksjaer harus melukan usaha lebih agar anak asuhnya mampu kembali ke jalur kemenangan. Pada pekan keempat ini, Manchester United harus bertandang ke markas Southampton. Soton sendiri baru mengumpulkan 3 poin dari 3 kali pertandingan yang sudah dijalani.

Pertandingan ini dapat Anda saksikan secara gratis melalui Aplikasi atau website Mola TV. Cukup melakukan registrasi yang tidak dipungut biaya, Anda dapat langsung menyaksikan pertandingan ini.

Kick off: Sabtu, 31 Agustus 2019 pukul 18:30

Southampton vs Manchester United (Link Streaming)


Saksikan juga cuplikan pertandingan Liga Primer melalui link berikut ini.





berita olahraga

Profil Giovanni Martusciello, Pelatih Sementara Juventus

Profil Giovanni Martusciello, Pelatih Sementara Juventus-Spekta Sports

Juventus tidak bisa dipimpin oleh pelatih anyar mereka, Maurizio Sarri, di dua laga perdana Serie A 2019/20. Eks pelatih Chelsea dan Napoli itu baru saja divonis menderita pneumonia atau radang paru-paru. Penyakit itu disebabkan dari kebiasaan merokok Sarri yang biasa menghabiskan puluhan batang rokok per hari.

Oleh karenanya tidak ada Sarri pada laga perdana Juventus kala menghadapi Parma, Sabtu (24/08). Pada laga yang dimenangkan Si Nyonya Tua dengan skor 1-0 itu, Juventus dipimpin oleh Giovanni Martusciello.

Martusciello adalah sosok baru di Juventus. Tapi dia adalah salah satu orang kepercayaan Sarri. Pelatih berusia 48 tahun itu merupakan asisten Sarri saat menukangi Empoli. Keduanya bekerja sama selama tujuh tahun di Empoli, kesebelasan yang mencuatkan nama Sarri.

Keduanya berpisah pada 2016 setelah Sarri memilih hengkang ke Napoli. Sempat menjadi pelatih kepala Empoli, Martusciello menerima pinangan dari Internazionale Milan yang dilatih Luciano Spalletti pada 2017 sebagai asisten pelatih. Namun dipecatnya Spalletti pada akhir musim 2018/19, yang digantikan Antonio Conte, membuat Martusciello juga harus angkat kaki dari Inter. Dalam dua musim, Spalletti (bersama Martusciello) selalu membawa Inter finis di urutan keempat Serie A.

Beruntung Martusciello tidak berlama-lama tak punya pekerjaan. Karena di saat bersamaan, Sarri yang sebelumnya menukangi Chelsea kembali ke Italia untuk menukangi Juventus. Pelatih berusia 60 tahun itu pun mengajak kembali Martusciello untuk menjadi asistennya.

Kehadiran Martusciello mendepak Marco Landucci dari jabatan asisten pelatih Juventus. Landucci memang pelatih bawaan pelatih Juventus sebelumnya, Massimilliano Allegri. Landucci dan Allegri sudah bekerja sama sejak keduanya masih melatih Cagliari, yang artinya juga bekerja sama di AC Milan sebelum di Juventus.


Juventus sendiri bukan kali ini saja dipimpin oleh asisten pelatih untuk menjalani pertandingan. Pada musim 2012/13, Massimmo Carrera yang ketika menjabat sebagai asisten pelatih Juventus ditugaskan jadi kepala pelatih sementara Juventus ketika Antonio Conte tak bisa mendampingi tim karena hukuman dari FIGC terkait scommesepoli. Menariknya, Carrera pun memimpin Juventus di laga pembuka Serie A dengan menghadapi Parma, yang juga berakhir dengan kemenangan Juventus.

Pada laga melawan Parma kali ini Martusciello tidak memainkan bek anyar Juventus, Matthijs de Ligt. Menurutnya, ia memang ingin menurunkan para pemain yang lebih berpengalaman untuk memulai Serie A dengan kemenangan.

“Pemilihan skuat hari ini? Tim ini terdiri dari banyak pemain juara, dan hari ini, kami menurunkan pemain yang paling berpengalaman. Penting bisa meraih kemenangan di laga yang sulit ini. Saya mendapat pesan dari Sarri bahwa dia senang dengan raihan tiga poin ini,” ujar Martusciello usai laga pada laman resmi Juventus.

Martusciello kemungkinan masih akan memimpin Juventus untuk sementara pada laga kedua Serie A 2019/20 menghadapi mantan tim Sarri, Napoli. Akan tetapi Sarri sempat meminta izin pada manajemen Juventus untuk bisa kembali ke lapangan lebih cepat karena merasa sudah sehat dan perlu berada di bench saat Juventus bertandang ke Naples. Meski begitu manajemen Juventus tampaknya akan menolak permintaan tersebut karena sejak awal mereka mengatakan bahwa Sarri membutuhkan istirahat hingga dua pekan, baru kembali setelah jeda internasional September.





berita olahraga

Giampaolo: Karakter Pemain Milan Berbeda dengan Gaya Mainku

Giampaolo: Karakter Pemain Milan Berbeda dengan Gaya Mainku-Spekta Sports

AC Milan membuka Serie A Italia 2019/20 dengan kekalahan. Bertandang ke markas Udinese pada Minggu (25/08), Milan takluk dengan skor tipis 0-1. Gol Rodrigo Becao pada menit ke-72 menjadi satu-satunya gol pada laga ini.

Laga melawan Udinese sendiri menjadi laga resmi perdana AC Milan bersama pelatih baru, Marco Giampaolo. Menyikapi kekalahan pada debutnya, Giampaolo menyoroti para pemainnya yang kesulitan dalam menyerang.

“Pertandingan sudah memperlihatkannya dan ini tidak bagus ketika AC Milan kalah,” ujar Giampaolo pada Milan TV. “Aku mendapatkan banyak pelajaran hari ini, di samping hanya melihat hasil akhir. Tim berusaha coba melakukan apa yang aku minta, berusaha menyesuaikan diri sendiri dan mengambil alih permainan dari lawan. Kami harus bekerja lebih pada cara menyerang karena kami kesulitan di bagian tersebut.”

AC Milan sebenarnya memainkan banyak pemain menyerang pada laga ini. Menggunakan pola dasar 4-3-1-2, lini tengah Milan diisi oleh para gelandang ofensif seperti Hakan Calhanoglu, Fabio Borini, Lucas Paqueta dan Suso untuk menyokong Samu Castillejo dan Kryzstof Piatek. Franck Kessie baru bermain pada menit ke-60 menggantikan Borini.

Giampaolo mengakui bahwa gaya permainannya kurang sesuai dengan karakter para pemain Milan. Menurut eks pelatih Sampdoria itu, hal tersebut memengaruhi hasil akhir pertandingan dan penampilan tim yang kurang maksimal.

“Ini bukan tanggung jawab pemain tapi lebih ke masalah karakter spesifik. Aku harus melupakan hasil akhir dan mengerti bagaimana kami berusaha tampil sebaik mungkin. Mungkin aku meminta mereka melakukan sesuatu tapi mereka punya karakteristik yang berbeda,” ujar Giampaolo.

“Tapi sampai sekarang, para pemain telah menunjukkan kemauannya yang tinggi. Aku harus segera menemukan solusi terbaik dari karakteristik untuk pertandingan-pertandingan tertentu,” sambungnya.


Laga ini sebenarnya dihiasi kontroversi ketika bola sempat dianggap mengenai tangan bek Udinese, Samir, di kotak penalti Udinese. Namun setelah mengecek Video Assistant Referee (VAR), wasit pertandingan tidak menganggap bola mengenai tangan. Giampaolo sendiri tak mempermasalahkan hal tersebut.

“Kami terganggu dengan hasil akhir, tapi dari evaluasiku tidak akan berubah meski kami menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti. Aku harus menganalisis dengan serius, coba memahami di mana tim ini harus meningkatkan diri dan apa yang sudah bekerja dengan baik. Mungkin itu penalti tapi itu tidak akan mengubah pandangan dari evaluasiku.”

“Ketika kalah, akan terasa benar jika ada isu kontroversial, tapi kami harus fokus pada diri kami sendiri. Berusaha memainkan sepakbola yang lebih baik dari hari ini dan tanpa kehilangan pandangan untuk menjadi protagonis. Kami hanya bisa mencapai itu lewat kerja keras,” tutup Giampaolo.

Milan berikutnya akan menghadapi Brescia. Pada laga perdana, tim promosi yang baru mendatangkan Mario Balotelli itu berhasil menumbangkan Cagliari meski berstatus tim tamu dengan skor tipis 0-1.





berita olahraga

Hasil Pekan Ketiga Liga Primer Inggris: Tuan Rumah Bertumbangan

Hasil Pekan Ketiga Liga Primer Inggris: Tuan Rumah Bertumbangan-Spekta Sports

Sebanyak 30 gol tercipta pada pekan ketiga Liga Primer Inggris 2019/20. Ini artinya Liga Primer Inggris pekan ketiga ini menghasilkan rataan tiga gol per laga. Menariknya, lebih dari setengahnya, tepatnya 18 gol, diciptakan oleh tim tamu. Tuan rumah memang bertumbangan pada pekan ketiga ini.

Norwich, Sheffield United, Brighton, Watford, Bournemouth hingga Manchester United dan Tottenham Hotspur jadi keganasan tim tamu pada pekan ketiga. Norwich takluk dari Chelsea (2-3), Sheffield United kalah dari Leicester City (1-2), Brighton tumbang dari Southampton (0-2), Watford keok di tangan West Ham United, Bournemouth kalah dari Manchester City. Sedangkan Man United dan Spurs dipermalukan Crystal Palace dan Newcastle United,

Paling mengejutkan tentu kekalahan Man United dan Spurs. United yang tampil menggila saat menghadapi Chelsea di Old Trafford dengan skor 4-0, malah tak berdaya menghadapi Crystal Palace. Palace sebelumnya menjadi kesebelasan paling sedikit perihal jumlah tembakan, mampu mencetak dua gol yang hanya dibalas satu gol oleh United.

Begitu pun dengan yang dialami Spurs. Setelah selamat dari kekalahan melawan Manchester City (2-2) di Etihad Stadium, Spurs malah kalah di kandangnya sendiri melawan Newcastle yang sebelumnya menempati juru kunci hasil dari dua kekalahan.

Uniknya, hanya ada dua tuan rumah yang berhasil meraih kemenangan, yakni Aston Villa dan Liverpool. Villa mengalahkan Everton (2-0) untuk meraih kemenangan perdana mereka musim ini. Sementara itu Liverpool berhasil mengandaskan perlawanan Arsenal (3-1). Kemenangan tersebut menjadikan Liverpool sebagai satu-satunya kesebelasan yang menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan.

Satu tuan rumah lain, Wolverhampton Wanderers, harus puas dengan satu poin setelah diimbangi Burnley (1-1). Dengan hasil imbang itu, Wolves baru mengemas tiga poin dari hasil tiga kali imbang di tiga laga yang sudah dijalaninya sejauh ini.

Hal menarik lain di pekan ketiga adalah pembuktian ketajaman Teemu Pukki. Penyerang Norwich tersebut menjadi pencetak gol terbanyak sementara (bersama Raheem Sterling) dengan lima gol. Satu golnya ke gawang Chelsea melengkapi gol yang dicetaknya melawan Liverpool dan Newcastle.

Hasil dari pekan ketiga sendiri memantapkan Liverpool di puncak klasemen, disusul oleh Manchester City yang meraih dua kemenangan dan satu kali imbang. Kemenangan Man City atas Bournemouth pada pekan ketiga ini menjadi laga penting bagi David Silva yang mencatatkan 400 penampilan untuk The Citizens.

Berikut hasil lengkap pekan ketiga Liga Primer Inggris 2019/20:

Aston Villa 2-0 Everton (Highlights)

Norwich 2-3 Chelsea (Highlights)


Sheffield United 1-2 Leicester City (Highlights)

Manchester United 1-2 Crystal Palace (Highlights)

Brighton 0-2 Southampton (Highlights)

Watford 1-3 West Ham United (Highlights)

Liverpool 3-1 Arsenal (Highlights)

Bournemouth 1-3 Manchester City (Highlights)

Wolverhampton Wanderers 1-1 Burnley (Highlights)

Tottenham 0-1 Newcastle (Highlights)

Highlight dan Match Replay Liga Primer Inggris 2019/20 bisa disaksikan secara gratis di tautan ini





berita olahraga

Kalahkan Tuan Rumah Bournemouth, Man City Kembali Ke Jalur Kemenangan.

Kalahkan Tuan Rumah Bournemouth, Man City Kembali Ke Jalur Kemenangan.-Spekta Sports

Manchester City kembali ke jalur kemenangan setelah mampu mengalahkan tuan rumah Bournemouth dengan skor 1-3 dalam lanjutan pekan ketiga Liga Primer Inggris musim 2019/20, Minggu (25/9) malam. Tiga gol Man City berasal dari dua gol dari Sergio Aguero dan satu gol dari Raheem Sterling. Sementara Bournemouth sang tuan rumah hanya mampu mencetak satu gol dari tendangan bebas indah, Harry Wilson.

Meski datang sebagai tamu, Man City mendominasi penguasaan bola selama pertandingan berlangsung. Kevin De Bruyne dan kawan-kawan berdasarkan data statistik WhoScored menguasai bola sebanyak 74% dan tuan rumah hanya diberi untuk menguasai bola sebanyak 26%.

Melihat Man City memiliki catatan penguasaan bola yang tinggi bukanlah hal yang aneh. Pep Guardiola memang memiliki ciri khas selalu menginstruksikan para pemainnya lebih banyak menguasai bola untuk bisa menciptakan peluang nantinya. Tercatat ada 19 tendangan yang dilepaskan oleh para pemain Man City, lima di antaranya tepat sasaran.

Pelatih Bournemouth, Eddie Howe, sebenarnya sudah menyiasati timnya untuk bisa memberikan perlawanan kepada Man City. Formasi 4-5-1 ia pilih untuk memberikan tekanan kepada lini tengah Man City yang diisi oleh Kevin De Bruyne, David Silva, dan Ilkay Gundogan. Namun, dengan pengalaman yang dimiliki oleh sang juara bertahan, Lini tengah tetap bisa dikuasai oleh para pemain City.

Man City mampu unggul terlebih dahulu lewat gol Sergio Aguero pada menit ke-14 memanfaatkan asis dari Kevin De Bruyne. Meski gol berasal dari kaki Aguero, tapi gol ini menjadi spesial bagi seorang De Bruyne, asisnya kepada Aguero menggenapkan catatan asisnya menjadi 50 di ajang Liga Primer Inggris. Ia pun tercatat sebagai pemain tercepat yang mampu memberikan 50 asis di ajang Liga Primer Inggris.

Tertinggal satu gol dari Man City, Bournemouth mencoba untuk mengejar ketertinggalan mereka, namun sayangnya lini tengah yang solid dan lini pertahanan yang kuat dari Man City membuat Bournemouth sulit untuk mencetak gol. Callum Wilson dan kawan-kawan hanya memanfaatkan serang balik dan itupun mampu digagalkan oleh lini pertahanan Man City.

Mampu mengatasi serangan yang dilakukan para pemain Bournemouth, Man City menambah keunggulannya menjadi 2-0 lewat gol yang dicetak oleh Raheem Sterling yang mampu mengelabui kiper Bournemouth, Aaron Ramsdale, setelah menerima umpan terobosan dari David Silva pada menit ke-43.

Bournemouth terus berusaha mengejar ketertinggalan skor. Hasilnya pada tambahan waktu babak pertama, Harry Wilson mampu menetak gol lewat tendang bebas yang indah. Bola dilesakkannya ke kiri pojok atas dari gawang Ederson.


Beres turun minum, Bournemouth langsung mengambil inisiatif serangan. Sayangnya lagi-lagi serangan yang dilakukan masih bisa digagalkan oleh lini pertahanan dari Man City, termasuk peluang dari Callum Wilson di menit ke-55 yang dimentahkan oleh Ederson dengan baik.

Meski dapat perlawanan ketat dari Bournemouth di babak kedua, Man City malah kembali dapat mencetak gol lewat gol kedua dari Aguero pada menik ke-64. Aguero dengan mudah menceploskan bola setelah mendapat operan dari David Silva yang sebelumnya melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti.

Hingga laga usai, tak ada lagi gol tercipta. Man City mampu menambah catatan tak terkalahkan mereka atas Bournemouth sebanyak 13 kali (11 kali menang, dua kali imbang). Dengan kemenangan ini Man City kini berada di peringkat dua dengan memiliki 7 poin, selisih dua poin dari pemuncak klasemen sementara, Liverpool, yang memiliki 9 poin. Selain menjadi laga spesial bagi De Bruyne yang mencatatkan 50 asis, laga ini juga jadi laga spesial bagi David Silva di mana laga ini menjadi laga ke-400 selama membela Man City.

Sumber foto: Premier League

Cuplikan pertandingan Bournemouth vs Manchester City dapat Anda saksikan pada tautan berikut ini.





berita olahraga

Link Live Streaming Gratis Premier League Mola TV (GW 3)

Link Live Streaming Gratis Premier League Mola TV (GW 3)-Spekta Sports

Liga Inggris pekan ketiga menyajikan pertandingan super bigmatch dua tim teratas klasemen sementara antara Liverpool melawan Arsenal. Kedua tim sama-sama berhasil mengumpulkan 6 poin dari 2 kemenangan yang mereka raih di pekan pertama dan kedua. Liverpool berhasil mengalahkan Norwich City 4-1 dan Southampton 2-1. Sementara Arsenal berhasil menang 1-0 melawan Newcastle dan 2-1 melawan Burnley.

Selain Liverpool dan Arsenal, klub big six Liga Inggris lainnya menghadapi lawan yang cenderung mudah. Manchester United akan menghadapi Crystal Palace di Old Trafford, Chelsea menghadapi Norwich City, Manchester City akan melawan Bournemouth, dan Tottenham Hotspurs akan melawan Newcastle United.

Dari lima pertandingan klub big six Liga Primer Inggris tersebut empat di antaranya dapat Anda saksikan secara gratis di website atau apps Mola TV. Hanya pertandingan Tottenham Hotspurs vs Newcastle yang harus menggunakan perangkat Mola Polytron Streaming atau Mola Parabola. Untuk menyaksikan empat pertandingan lainnya, Anda cukup melakukan registrasi yang tidak dipungut biaya dan langsung menyaksikan pertandingan. Berikut link streaming keempat pertandingan tersebut yang dapat Anda akses secara gratis:

Norwich City vs Chelsea (link streaming)

Manchester United vs Crystal Palace (link streaming)


Liverpool vs Arsenal (link streaming)

Bournemouth vs Manchester City (link streaming)

Jadwal lengkap pertandingan Liga Primer Inggris dan liga-liga lainnya dapat dilihat di halaman jadwal Pandit Football.





berita olahraga

Link Live Streaming Manchester United vs Leicester City

Sepakbola vs Rasialisme Era Digital-Spekta Sports

Apa kaitan antara penalti dengan warna kulit? Jawabannya hanya satu: tidak ada! Maka, mengeluarkan kecaman tentu menjadi pilihan tepat bagi Manchester United setelah Paul Pogba menjadi sasaran rasialisme. Pogba diserang melalui media sosial karena gagal mengkapitalisasi tendangan penalti dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris melawan Wolverhampton Wanderers pada Senin (19/8) malam waktu setempat.

“Semua yang ada di Manchester United jijik dengan serangan rasialisme terhadap Paul Pogba semalam dan kami mengutuk sepenuhnya. Manchester United tidak memberikan toleransi terhadap rasialisme atau diskriminasi dalam bentuk apapun.” tulis pihak Man United melalui pernyataan resminya.”

Hingga batas tertentu, kekecewaan suporter Manchester United masih dapat dipahami. Kegagalan pemain asal Prancis itu mengkonversikan penalti membuat mereka harus berbagi satu angka dengan tuan rumah. Namun, melampiaskannya dengan makian rasialisme tentu tidak dapat ditoleransi.

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford, mendesak agar Twitter mengambil langkah yang lebih tegas untuk melawan rasialisme.

“Cukup, ini harus berhenti @Twitter,” tulis Rashford melalui akun resmi pribadinya.

“Manchester United adalah keluarga. @paulpogba adalah bagian dari keluarga tersebut. Anda menyerang dirinya, berarti Anda menyerang kami semua… @ManUtd.”

Hal senada ditulis rekrutan anyar Setan Merah, Harry Maguire. Dia bahkan menilai sudah saatnya perusahaan-perusahaan media sosial, seperti Twitter dan Instagram, memfilter para pemilik akun.

“Menjijikan. Sosial media harus melakukan sesuatu tentang ini. Setiap akun yang dibuat harus diverifikasi menggunakan paspor atau izin mengemudi. Hentikan orang-orang menyedihkan ini membuat banyak akun untuk menyerang orang lain,” tegas dirinya.


Media sosial seperti menjadi arena baru bagi pertempuran sepakbola melawan rasialisme. Pogba adalah pemain Liga Primer Inggris kedua yang diketahui mendapatkan serangan rasialisme melalui media sosial dalam kurun kurang lebih sepekan. Sebelumnya, bintang muda Chelsea, Tammy Abraham, bernasib serupa. Penyerang Chelsea tersebut diserang setelah eksekusinya gagal dalam babak adu penalti Final Piala Super Eropa melawan Liverpool.

Bukan hanya para pesepakbola papan atas yang menjadi korban. Gelandang Reading, Yakou Meite, turut mendapatkan serangan rasialisme karena tendangan penaltinya gagal ketika Reading bertemu Cardiff City akhir pekan lalu di ajang Championship.

Kelompok anti-diskriminasi dalam sepakbola, Kick It Out, menilai diskriminasi dan rasialisme melalui media sosial sudah tak terkendali. Hal ini terbukti dari laporan yang mereka rilis pada Juli lalu. Diketahui bahwa jumlah aksi rasialisme di Inggris meningkat sebanyak 43% jika dibandingkan dengan musim 2017/18 (192 naik menjadi 274 kasus). Sebanyak 159 laporan di antaranya melalui media sosial.

“Tanpa aksi cepat dan sekeras mungkin, tindakan pengecut ini hanya akan semakin bertumbuh,” tulis Kick It Out dalam pernyataan resminya. Kabar baiknya, pihak Twitter telah bersedia untuk bertemu dengan Kick It Out untuk membahas masalah diskriminasi dalam media sosial lebih lanjut.

Tentu, menghapus diskriminasi dan rasialisme di media sosial bukanlah perkara mudah, namun ketersediaan dan keterbukaan perusahaan media sosial untuk mendengarkan pendapat bisa menjadi awal bagi situasi yang lebih baik kedepannya.

Beberapa Hari terakhir juga urusan rasisme terdengar keras di negeri kita. Memang kasus penghinaan terhadap Papua yang terjadi bukan terjadi di sepakbola, tapi perlakuan yang sama haruslah dilakukan di setiap lini kehidupan. Sepakbola sebaiknya menjadi kampanye yang baik dalam urusan memerangi rasialisme. Karena itu, setiap ucapan atau tindakan yang arahnya merendahkan derajat atau martabat manusia, termasuk mengenai ras atau suku merupakan hal berbahaya dan harus ditolak. Sepakbola juga mempunyai kontribusi penting untuk menghilangkan ini.





berita olahraga

Kontroversi VAR Hiasi Pekan Kedua Liga Primer Inggris

Kontroversi VAR Hiasi Pekan Kedua Liga Primer Inggris-Spekta Sports

Liga Primer Inggris 2019/20 sudah memasuki pekan kedua. Banyak kejutan terjadi. Kesebelasan-kesebelasan papan atas bersusah payah untuk meraih kemenangan, sebagian lain gagal meraih poin penuh.

Pekan kedua ini dimulai oleh laga antara Arsenal menghadapi Burnley. Arsenal berhasil menang dengan skor tipis 2-1. Gol Alexander Lacazette sempat dibalas oleh Ashley Barnes sebelum gol Pierre-Emerick Aubameyang memastikan Arsenal meraih tiga poin penuh keduanya.

Kemenangan Arsenal di Emirates Stadium pada Sabtu (17/08) itu tak lepas dari kontribusi besar pemain pinjaman dari Real Madrid, Dani Ceballos. Gelandang asal Spanyol itu merupakan pencetak asis untuk gol Lacazette dan Aubameyang. Gol Lacazette berasal dari eksekusi sepak pojoknya, sementara gol Aubameyang berawal dari keberhasilan Ceballos merebut bola dari pemain Burnley.

Di Carrow Road, kubu tuan rumah, Norwich City, berhasil meraih kemenangan perdananya di Liga Primer Inggris musim ini dengan menaklukkan Newcastle United. Penyerang asal Finlandia, Teemu Pukki, jadi tokoh protagonis dengan memborong ketiga gol The Canaries. Jonjoe Shelvey memperkecil kekalahan sehingga Norwich menang dengan skor 3-1.

Kemenangan pertama juga diraih oleh Bournemouth yang pada pekan pertama diimbangi Sheffield United, dengan mengalahkan Aston Villa (2-1). Di samping itu, laga ini dihiasi dua gol indah dari luar kotak penalti: Gol Harry Wilson menit ke-12 dan gol Douglas Luiz menit ke-71. Terkhusus untuk gol Douglas, bukan tak mungkin gol pemain yang baru dibeli dari Manchester City ini akan menjadi kandidat Puskas Award atau penghargaan untuk gol terbaik. Sebelum gol Wilson, Bournemouth membuka gol lewat tendangan penalti Joshua King.

Di tempat lain Liverpool meraih kemenangan keduanya. Namun tak seperti ketika menghadapi Norwich City yang mampu menang telak, menghadapi Southampton di pekan kedua ini The Reds cukup bersusah payah untuk meraih poin penuh. Liverpool baru mencetak gol pertama melalui Sadio Mane pada injury time babak pertama, gol kedua dicetak Roberto Firmino mencetak gol kedua pada menit ke-71.

Liverpool gagal meraih nirbobol pada laga ini setelah kiper The Reds, Adrian San Miguel, melakukan blunder pada menit ke-83. Kiper yang sempat jadi pahlawan di Piala Super Eropa melawan Chelsea itu secara tidak sengaja mengoper pada penyerang Southampton, Danny Ings, yang berada di kotak penalti.

Berbanding terbalik dengan Liverpool, Chelsea lagi-lagi gagal meraih kemenangan. Jika di pekan pertama takluk 0-4 dari Manchester United, kali ini Chelsea ditahan imbang Leicester City di Stamford Bridge. Wilfred Ndidi yang melakukan kesalahan berujung gol Mason Mount di awal babak pertama, menyelamatkan Leicester City dari kekalahan lewat golnya pada menit ke-67.

Namun yang paling diperbincangkan pada pekan kedua ini adalah tentang Video Assistant Referee (VAR). Pada laga Manchester City melawan Tottenham Hotspur, ketika skor 2-2 dan pertandingan menjelang berakhir, Gabriel Jesus berhasil mencetak gol memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Akan tetapi gol tersebut dianulir oleh wasit. VAR menyatakan bola terlebih dahulu mengenai tangan Aymeric Laporte sebelum gol terjadi.

Silakan tonton kembali laga seru antara Manchester City vs Tottenham Hotspur di tautan ini.

VAR juga menggagalkan gol Leandro Trossard pada laga Brighton & Hove Albion melawan West Ham United. Pada menit ke-27, Brighton sempat dinyatakan unggul setelah Trossard memanfaatkan umpan silang Dan Burn. Namun ketika Trossard dan rekan-rekannya sedang merayakan gol, wasit pertandingan membatalkan keputusan tersebut setelah VAR menangkap bahwa Burn terlebih dahulu berada di posisi offside sebelum memberi asis pada Trossard.

Meski begitu, Trossard tetap mencetak gol pada laga ini. Ia mencetak gol pada menit ke-65, empat menit setelah West Ham United unggul lebih dulu lewat gol Javier Hernandez. Laga ini sendiri berakhir dengan skor imbang 1-1.

Skor sama juga terjadi pada laga terakhir pekan kedua antara Wolverhampton Wanderers menghadapi Manchester United. United unggul terlebih dahulu melalui gol Anthony Martial. Namun tendangan dari luar kotak penalti Ruben Neves membuat United gagal menang. United punya kesempatan menang kala mendapatkan hadiah penalti, akan tetapi Paul Pogba yang menjadi eksekutornya gagal.

Hasil pekan kedua Liga Primer Inggris 2019/20:


Arsenal 2-1 Burnley

Aston Villa 1-2 Bournemouth

Brighton 1-1 West Ham United

Everton 1-0 Watford

Norwich City 3-1 Newcastle United

Southampton 1-2 Liverpool

Man City 2-2 Tottenham

Sheffield United 1-0 Crystal Palace

Chelsea 1-1 Leicester City

Wolves 1-1 Man United

Untuk menyaksikan highlights-highlights pertandingan Liga Primer Inggris 2019/20, klik tautan ini.





berita olahraga