Mbappe Bisa Buat Liverpool Pusing

Pelatih PSG Yakin Mbappe Tak Akan Pindah ke Klub Lain-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel yakin Kylian Mbappe tidak akan meninggalkan Les Parisiens pada akhir musim nanti usai keduanya terlibat cekcok.

Friksi antara Mbappe dengan Tuchel terjadi saat PSG mengalahkan Montpellier 5-0 pada laga lanjutan Liga Prancis di Parc des Princes, Sabtu (1/2).

Mbappe berhasil mencetak satu gol meski tidak bermain selama 90 menit di laga tersebut. Saat ditarik keluar oleh Tuchel pada menit ke-68, Mbappe terlihat kecewa dan marah saat berjalan keluar lapangan.

Tuchel coba menahan dan berbicara dengan Mbappe. Tuchel dan Mbappe sempat berbincang selama beberapa saat hingga penyerang asal Prancis itu berjalan ke arah bangku cadangan tim.

https://www.cnnindonesia.com/Kylian Mbappe sejak lama diminati Real Madrid. (AP Photo/Daniel Cole)

“Tidak ada sesuatu yang bersifat pribadi antara Mbappe dan saya. Saya tahu dia tidak mau diganti. Ini normal, tetapi saya juga ingin memberikan menit bermain untuk mereka yang ada di bangku cadangan,” ujar Tuchel dilansir Bleacher Report.

“Saya tidak merasa apa yang terjadi pada Sabtu akan membuat Mbappe meninggalkan tim ini. Dia pemain kami dan dia masih terikat kontrak,” ia melanjutkan.

[Gambas:Video CNN]

Kekecewaan Mbappe pada Tuchel langsung direspons oleh klub-klub peminat. Tim raksasa Spanyol, Real Madrid bahkan dikabarkan siap memecakan rekor transfer untuk memboyong Mbappe ke Santiago Bernabeu di musim depan.

https://www.cnnindonesia.com/

Madrid memang sudah lama menginginkan Mbappe. Penyerang berusia 21 tahun dianggap bisa jadi simbol baru Madrid di era kedua Zinedine Zidane.
Dikutip dari AS, Madrid siap menggelontorkan uang dalam jumlah besar, hampir 300 juta euro (Rp4,5 triliun).

Jika transfer itu terjadi, Mbappe akan menyandang status pemain termahal di dunia. Ia menggeser rekan setimnya, Neymar yang didatangkan PSG dari Barcelona dengan nilai transfer 222 juta euro tahun 2017 lalu.





berita olahraga