Pembengkakan Otak, Pemain Atalanta Andrea Rinaldi Meninggal-Spekta Sports

Pembengkakan Otak, Pemain Atalanta Andrea Rinaldi Meninggal

Jakarta, CNN Indonesia — Pemain Atalanta Andrea Rinaldi meninggal dunia setelah mengalami pembengkakan otak atau aneurisma pada Senin (11/5) waktu setempat.

Pria berusia 19 tahun itu mendadak jatuh sakit dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit kawasan Varese sejak Jumat. Namun, nyawanya tak tertolong dan meninggal hari ini.

Rinaldo merupakan talenta muda Atalanta yang dipinjamkan ke klub Serie D Legnano. Ia menjadi ‘anak emas’ di sana dan menjadi teladan bagi rekan setim.



“Ketika Andre datang ke tempat pelatihan, dia pertama kali menyambut saya. Ini memori yang akan terbawa dalam hati saya,” kata Presiden Legnano Giovanni Munafo dikutip Football Italia.

GIF Banner Promo Testimoni

“Bocah luar biasa dan contoh bagi semua orang. Atas nama klub, saya mengungkapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga. Kami yakin, Andrea di atas sana akan tetap selalu jadi pejuang, yang bertarung di tengah lapangan untuk membawa kegembiraan bagi suporter Legnano,” tuturnya.

Rinaldi bermain di akademi Atalanta sejak usia 13 tahun dan sukses mengantar La Dea U-17 meraih scudetto dan Piala Super Italia.


Pemain kelahiran Carate Brianza itu jatuh sakit saat menjalani latihan di rumah saat pemberlakuan lockdown akibat pandemi virus corona.

“Sama seperti di lapangan, Anda selalu menjadi yang terakhir menyerah, kali ini Anda juga berjuang dengan segenap kemampuan Anda untuk tidak pergi terlalu cepat.”

“Tapi senyumanmu yang seperti itu akan selalu hidup di hati setiap orang yang memiliki keberuntungan untuk berjumpa denganmu,” demikian pernyataan Atalanta.

[Gambas:Video CNN] (jun/bac)





berita olahraga