Foto udara Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/10/2019). Stadion Si Jalak Harupat menjadi salah satu dari 10 stadion yang diajukan   PSSI pada FIFA sebagai penyelenggara Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nz

Pemkab Bandung Sambut Piala Dunia U-20 di Si Jalak Harupat-Spekta Sports

Bandung, CNN Indonesia —

Bupati Bandung Dadang M Naser menyambut positif rekomendasi Stadion Si Jalak Harupat (SJH) sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

“Alhamdulillah, FIFA sudah menunjuk SJH atas rekomendasi PSSI. Hingga saat ini perawatan rutin tetap dilakukan meskipun dalam situasi wabah Covid-19. Lapangan latihan yang ada sudah dicek dan sudah representatif, karena sudah bertaraf internasional,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (29/6).

Selain event tersebut, menurutnya SJH juga siap gelar kembali Liga 1 2020. Namun demikian ia mengingatkan kepada pihak penyelenggara untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kabupaten Bandung sudah zona biru Covid-19, SJH silakan sudah mulai bisa digunakan sebagai home base Persib. Kepada pihak penyelenggara, saya imbau untuk menyiapkan thermo gun, sediakan tempat cuci tangan, petugas memakai masker, dan ada pengaturan jarak atau physical distancing,” ujar Dadang.

Ia juga berharap, SJH bukan hanya menjadi tempat bertanding, tapi juga ajang pendidikan bagi para atlet berbagai cabang olahraga.”

Banner Live Streaming MotoGP 2020

“Jangan kita beli atlet dari luar, datangkan saja pelatihnya, agar kita bisa melahirkan atlet handal kelas dunia,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Marlan Nirsyamsu menuturkan, jika memang diperlukan pengadaan lapangan latih tambahan akan dikerjasamakan pembangunannya dengan Kementerian PUPR. Sementara, dari ketersediaan fasilitas lain masih diperlukan beberapa perbaikan dan tambahan.

“Lampu stadion standar FIFA itu 2.500 lux, sedangkan di SJH ini baru 2.000 lux. Tambahan fasilitas audio sistem juga dibutuhkan, karena selama ini kami menyewa,” katanya.

Marlan mengatakan, sampai saat ini pihaknya telah melakukan perbaikan prasarana stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung itu. Antara lain perbaikan plumbing, atap tribune dan kursi penonton.

“Kami juga telah melakukan pengecatan gelagar stadion, pembangunan penyempurnaan tutup tribun utara dan selatan, serta perbaikan lintasan atletik,” tutur Marlan.

(hyg/jun)

[Gambas:Video CNN]





berita olahraga