Pesan LeBron untuk Liverpool yang Berlutut untuk Floyd: YNWA-Spekta Sports

Los Angeles Lakers

Jakarta, CNN Indonesia — Bintang basket Amerika Serikat sekaligus pemilik saham Liverpool, LeBron James, menyambut positif dukungan The Reds kepada solidaritas atas tragedi kemanusiaan yang menewaskan George Floyd.

Klub pemimpin klasemen Liga Inggris itu menampilkan foto para pemain sedang berlutut di lingkaran tengah lapangan menunjukkan simpati atas Floyd dan perlawanan terhadap aksi rasial.

Foto tak hanya diunggah klub, tetapi juga dipamerkan para pemain Merseyside Merah, seperti Jordan Henderson, James Milner, Virgil Van Dijk, Georginio Wijnaldum, Trent Alexander-Arnold, di akun masing-masing.
LeBron yang aktif menyuarakan isu kesetaraan rasial di AS terkait kematian Floyd memberi pesan singkat di akun Twitter.

Pemain Los Angeles Lakers itu menuliskan tanda pagar YNWA disertai emotikon jari tangan yang mengepal, lambang hati dan ekspresi wajah.

Setelah Liverpool mengunggah foto Mohamed Salah dan kawan-kawan berlutut, klub-klub Liga Inggris seperti Chelsea dan Newcastle United juga menampilkan foto para pemain yang melakukan aksi serupa.

Sementara MU menampilkan unggahan berupa tulisan ‘Hatred’ dengan coretan pada tiga huruf awal yang diartikan sebagai penghapusan terhadap rasa benci.

Pemain-pemain sepak bola juga menampilkan pesan untuk kesetaraan warna kulit di akun media sosial, seperti Mario Balotelli, Marcus Rashford, dan Paul Pogba.

Di Liga Jerman, pemain-pemain muda yang berlaga di kompetisi Bundesliga juga menampilkan solidaritas atas kematian Floyd seperti yang ditunjukkan Weston McKennie, Jadon Sancho, dan Achraf Hakimi yang menunjukkan kalimat ‘Justice for George Floyd’. Sedangkan Marcus Thuram memilih berlutut setelah mencetak gol.

GIF Banner Promo Testimoni

Floyd mendapat perlakuan kasar dari polisi bernama Derek Chauvin setelah diduga menggunakan uang palsu untuk berbelanja di sebuah swalayan. Chauvin menempatkan lututnya di leher Floyd yang berada di aspal dan kesulitan bernapas.

Nyawa Floyd tak tertolong dan kematiannya menyebabkan banyak orang melakukan protes yang beberapa di antaranya berlangsung dengan kerusuhan.

[Gambas:Video CNN]

(nva/jun)





berita olahraga