Eks Dokter Chelsea: Pesepakbola Rentan Kena Virus Corona

Pesepakbola Rentan Kena Virus Corona-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Pesepakbola dianggap mantan dokter tim Chelsea Eva Carneiro sebagai salah satu sosok yang rentan terkena virus corona.

Hingga hari ini, Sabtu (14/3), ada 12 pesepakbola di Eropa yang dinyatakan positif corona. Selain itu ada pelatih Arsenal Mikel Arteta yang juga dipastikan terkena corona.

Carneiro mengatakan ada beberapa alasan pesepakbola sangat rentan terkena virus corona. Salah satu alasan adalah kebiasaan tidak sehat, seperti menggunakan botol minum yang sama, terutama saat pertandingan atau latihan.



“Sulit untuk meyakinkan pemain dan staf untuk mengubah perilaku yang menyebabkan penyebaran virus, seperti bersalaman atau berpelukan,” ujar Carneiro dikutip dari Daily Mail.
Eks Dokter Chelsea: Pesepakbola Rentan Kena Virus CoronaPenyerang Callum Hudson-Odoi positif virus corona. (AFP/GLYN KIRK)

Pesepakbola juga harus berbagi ruang ganti, ruang pertemuan, ruang makan, dan menginap di hotel yang sama. Kondisi itu membuat sang pemain rentan terkena virus.

Carneiro kemudian mengatakan atlet seperti pesepakbola selalu berpikir memiliki imun yang kuat, padahal mereka tidak. Pesepakbola dianggap Carneiro memiliki imun yang rentan karena tingginya aktivitas yang harus dijalani.

Eks Dokter Chelsea: Pesepakbola Rentan Kena Virus Corona

“Pesepakbola profesional terbukti memiliki imun yang rentan. Hal ini dikarenakan jumlah pertandingan yang mereka jalani. Aktivitas fisik, bermain di level profesional, dengan menjalani pertandingan setiap 72 jam, ditambah latihan, hal itu menciptakan ketegangan dalam tubuh,” ucap Carneiro.

Jadwal pertandingan padat dan bertemu banyak orang menjadi salah satu alasan Mikel Arteta terkena virus corona. Pelatih asal Spanyol itu diklaim tertular setelah bertemu pemilik Olimpiakos Evangelos Marinakis sebelum pertandingan Liga Europa, 27 Februari lalu. Marinakis dinyatakan positif corona tidak lama usai laga tersebut.

[Gambas:Video CNN]
Alasan lain yang diungkap Carneiro adalah pesepakbola sering melakukan perjalanan ke luar negeri. Kondisi itu membuat pesepakbola bisa dengan mudah tertular virus karena bertemu banyak orang.

“Itu artinya pemain harus memasuki bandara meski terkadang mereka menggunakan pesawat pribadi. Melakukan perjalanan juga membuat pola tidur berubah, kembali ke rumah saat pagi, menciptakan rasa lelah dan membuat pemain menjadi rentan,” ucap Carneiro. (har/jal)





berita olahraga