Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyapa wartawan saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Polemik dengan PSSI dan Deret Komentar ‘Ajaib’ Shin Tae Yong-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia —

Pernyataan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, di media Korea Selatan yang kecewa dengan PSSI langsung memicu polemik di sepak bola tanah air.

PSSI bereaksi keras atas pernyataan pelatih Timnas Indonesia. Terlebih, dalam laporan Naver Sports dan News Joins, Shin Tae Yong seolah menguliti masalah di PSSI.

Dari menyebut PSSI sulit dipercaya, hingga ketidaksukaannya terhadap Indra Sjafri yang belakangan menjadi Direktur Teknik PSSI. Shin Tae Yong sendiri enggan balik ke Indonesia untuk melatih Timnas Indonesia. Sikapnya itu membuat nasib Shin Tae Yong bisa terdepak.

Meski demikian, bukan kali pertama pernyataan Shin Tae Yong memancing polemik. Dia juga pernah melontarkan kata-kata ‘ajaib’ lainnya selama menangani Timnas Indonesia.

Klaim Pemain Bukan Pilihan Shin Tae Yong

Shin Tae Yong pernah mengatakan kepada publik bahwa 34 pemain seleksi Timnas Indonesia bukan merupakan pilihannya.

Pernyataan itu disampaikan saat tim Garuda kalah telak 1-4 dari Persita Tangerang pada laga uji coba, 21 Februari.

Timnas Indonesia kalah 1-4 dari Persita Tangerang pada laga uji coba yang digelar di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Jumat (21/2).Shin Tae Yong memberikan keterangan kepada media usai Timnas Indonesia kalah 1-4 dari Persita Tangerang pada laga uji coba yang digelar di Stadion Madya Senayan, 21 Februari. (CNN Indonesia/ Titi Fajriyah)

“Pemain sebenarnya bukan pilihan saya, tapi pelatih lokal, Coach Indra. Pelatih lokal sudah beri data pemain sebanyak 75 pemain kepada saya. Setelah diskusi kami pilih 34 pemain,” ucap Shin Tae Yong.

Komentar Shin Tae Yong tersebut juga membuat Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan bereaksi dan menyebut pemilihan pemain dilakukan secara bersama-sama.

Kaitkan Sepak Bola dan Fan K-Pop di Indonesia

Shin Tae Yong pernah menilai ketertarikan publik Indonesia dengan sepak bola Korea Selatan terhadap K-Pop.

“Saya tidak memiliki ketertarikan pada sepak bola Asia Tenggara sebelumnya. Sejauh ini kami melihat ke atas. Pada titik tertentu, saya kemudian tertarik dengan sepak bola Asia Tenggara. Faktanya, sepak bola Korea di atas Asia Tenggara,” jelas Tae Yong.

“Orang Indonesia begitu suka melihat Korea. Ini adalah kekuatan K-Pop. Saya ingin berkontribusi di bagian K-Sports,” sambungnya.

[Gambas:Video CNN]

Pemain Timnas Dilarang Makan Gorengan

Mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 menegaskan melarang para pemain memakan gorengan.

“Gorengan sangat tidak baik untuk badan kita. Pemain memang dilarang makan gorengan, tapi tidak dilarang total,” ujar Shin Tae Yong dalam wawancara dengan CNN TV.

GIF Banner Promo Testimoni

Stamina Pemain Indonesia Hanya 20 Menit

Pelatih berusia 51 tahun itu juga pernah mengomentari kelemahan stamina para pemain Timnas Indonesia.

Dia mengatakan para pemain Timnas Indonesia hanya bisa bermain maksimal selama 20 menit. Komentar itu pun sempat memicu polemik di publik tentang masalah klasik skuad Merah Putih.

“Secara fisik sangat kurang. Setelah menit ke-20, para pemain terlihat kelelahan. Karena itu di Chiang Mai [Thailand] kami berkonsentrasi meningkatkan kemampuan fisik,” kata Shin Tae Yong dalam rilis PSSI yang diterima CNNIndonesia.com.

(bac/sry)





berita olahraga