Respons Menpora Terkait Kekhawatiran Pemain Garuda Select-Spekta Sports

Menpora: Butuh Inpres Khusus Gelar Piala Dunia U-20 2021

Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, menanggapi kepulangan lima pemain Garuda Select dari Inggris yang tidak mendapatkan arahan untuk mengikuti tes Covid-19 atau virus corona.

Risky Sudirman, Yogi Hermawan, Bramdani, Dodi Irawan dan Fajar Fathur Rahman hanya menjalani sejumlah pengecekan kesehatan untuk mendeteksi dini paparan virus corona.


Mulai dari pengecekan suhu tubuh, denyut melalui alat yang dijepit ke jari telunjuknya sampai wawancara asal negara kedatangan.

Menpora menyatakan pemerintah sudah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) untuk semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru pulang dari luar negeri. Salah satunya yakni diminta untuk menjalani karantina mandiri selama 14 hari pascakepulangan.



“Sudah ada yang menangani. Tidak perlu disarankan karena itu sudah otomatis. Contoh, pemain bulutangkis yang baru pulang dari All England langsung di karantina selama 14 hari,” kata Menpora melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (23/3).

Menpora juga mengapresiasi inisiatif dari Fajar yang berencana melakukan tes covid-19 di tempat tinggalnya di Purwakarta, Jawa Barat, dalam waktu dekat.

https://www.cnnindonesia.com/

“Ya bagus itu [inisiatif untuk tes virus corona],” ucapnya singkat.

Sebelumnya, lima pemain Garuda Select yang berlatih di Inggris pulang ke Indonesia pada Sabtu (21/3). Kepulangan mereka untuk mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat menengah atas mulai 30 Maret sampai 2 April mendatang.

https://www.cnnindonesia.com/

Kepulangan mereka berlangsung di tengah pandemi virus corona yang saat ini cukup mengkhawatirkan. Terlebih, Inggris masuk dalam daftar 10 negara dengan paparan terbanyak virus corona di dunia.
Meski sudah menjalani sejumlah cek kesehatan saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, tapi tetap muncul kekhawatiran. Alhasil, Fajar memutuskan untuk berinisiatif melakukan tes mandiri sembari menjalankan arahan yang telah dibuat pemerintah.

“Tes ini inisiatif dari saya sendiri saja. Tapi kapan waktu tes masih menunggu,” ucap Fajar.

[Gambas:Video CNN]

(TTF/jal)





berita olahraga