Roger Mayweather Wafat hingga Liverpool Tak Otomatis Juara

Roger Mayweather Wafat hingga Liverpool Tak Otomatis Juara-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Sejumlah berita olahraga terjadi dalam 24 jam terakhir mulai dari Roger Mayweather meninggal hingga Liverpool tak otomatis juara.
Berikut sejumlah berita menarik dari dunia olahraga dalam 24 jam terakhir:

1. Roger Mayweather Meninggal Dunia

Roger Mayweather, pelatih sekaligus paman dari Floyd Mayweather meninggal dunia di usia 58 tahun. Saat aktif bertinju, Roger Mayweather adalah juara dunia di dua kelas berbeda. Setelah pensiun, Roger punya peran penting sebagai pelatih yang mengantar Floyd Mayweather jadi petarung tak terkalahkan.



“Floyd Mayweather dan dunia tinju berduka hari ini karena paman dan juga mantan juara dunia sekaligus pelatih legendaris Roger Mayweather meninggal dunia.”
Roger Mayweather punya peran besar di balik sukses Floyd Mayweather.Roger Mayweather punya peran besar di balik sukses Floyd Mayweather. (Ethan Miller/Getty Images/AFP)

“Beliau meraih 59 kemenangan dalam kariernya yang juga diwarnai duel legendaris melawan Julio Cesar Chacvez dan Pernell Whitaker,” ucap Mayweather Promotions dalam pernyataan resmi mereka.

2. UEFA Pasang Target Kompetisi Selesai Akhir Juni

UEFA memasang target jadwal kompetisi domestik selesai pada 30 Juni. UEFA juga sudah mengambil keputusan memundurkan jadwal Piala Eropa ke 2021 sehingga liga domestik punya waktu untuk bermain hingga pertengahan tahun.

Komitmen untuk menyelesaikan semua kompetisi domestik dan Eropa pada akhir musim ini, yaitu paling lambat 30 Juni 2020,” demikian pernyataan yang tertulis dalam situs UEFA.

[Gambas:Video CNN]

3. Liverpool Tak Otomatis Juara Bila Liga Inggris Disetop

UEFA menegaskan tidak akan memberi restu gelar liga-liga domestik di Eropa dihadiahkan kepada pemimpin klasemen sementara tanpa semua pertandingan terpenuhi.

UEFA sudah memundurkan pelaksanaan EURO 2020 agar kompetisi domestik bisa selesai di akhir Juni.

“Saya telah melihat dan mendengar beberapa berita bohong yang menyebut UEFA akan menyarankan liga berakhir sekarang dan memutuskan juara adalah yang berada di peringkat pertama saat ini,” ujar Ceferin.

“Saya bisa pastikan itu tidak benar. Tujuan kami adalah mengakhiri liga dan kami tidak akan merekomendasikan hal semacam itu kepada asosiasi atau liga manapun,” sambungnya dikutip dari Mirror. (ptr)





berita olahraga