Sergio Farias, Pelatih Persija Mantan Rival Shin Tae Yong

Sergio Farias, Pelatih Persija Mantan Rival Shin Tae Yong-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Persija Jakarta resmi menunjuk Sergio Farias sebagai pelatih baru. Pelatih asal Brasil ini punya pengalaman melatih hampir tiga dekade dan pernah beradu taktik dengan Shin Tae Yong.

Farias sudah memulai petualangan sebagai pelatih di usia yang sangat belia, yaitu pada 1993 bersama Sao Mateus. Setelah menangani beberapa klub lokal, Farias lalu jadi pelatih timnas Brasil kelompok umur, baik Brasil U-20 dan Brasil U-17.

Usai satu dekade berkiprah di Brasil, Farias menerima pinangan dari Pohang Steelers di tahun 2005. Farias membuktikan tangan dinginnya sebagai pelatih dengan mengantar Pohang Steelers jadi juara Liga Korea di tahun 2007.

Sukses di tahun 2007 tersebut dilanjutkan dengan gelar Piala FA Korea 2008.

Sergio Farias pernah jadi pelatih timnas kelompok umur Brasil.Sergio Farias pernah jadi pelatih timnas kelompok umur Brasil. (JAIME RAZURI / AFP)

Di tahun 2009, Shin Tae Yong yang kini jadi pelatih Timnas Indonesia juga baru saja ditunjuk sebagai pelatih Seongnam Ilhwa Chunma.

Musim K-League 2009 pun menjadi saksi persaingan kedua pelatih. Di musim ini, Farias mencatat hasil lebih bagus lantaran mengantar Pohang Steelers finis di posisi kedua sedangkan Seongnam Ilhwa Chunma arahan Shin Tae Yong duduk di posisi keempat.

Kedua klub lalu bertemu di babak semifinal yang memperebutkan satu tiket ke final melawan Jeonbuk Hyundai Motors yang langsung lolos ke final karena duduk di posisi pertama pada klasemen akhir liga.
[Gambas:Video CNN]
Dalam duel di semifinal tersebut, Pohang Steelers asuhan Farias kalah 0-1 dari Seongnam Ilhwa Chunma arahan Shin Tae Yong. Namun Seongnam sendiri kalah dari Jeonbuk di babak final.

Meski gagal di K-League, tahun 2009 terasa manis karena Farias sukses membawa Pohang Steelers jadi juara Liga Champions Asia plus Piala Liga Korea. Pencapaian terakhir Farias bersama Pohang Steelers adalah saat mereka merebut posisi ketiga Piala Dunia Antarklub dengan mengalahkan Atlante.

Setelah jadi juara Liga Champions Asia, Farias memutuskan menerima tawaran Al-Ahli, klub raksasa asal Arab Saudi. Namun kiprah Farias di Al-Ahli tidak mengkilap.

Sergio Farias, Pelatih Persija Mantan Rival Shin Tae YongSergio Farias punya jam terbang tinggi sebagai pelatih. (KARIM JAAFAR / AFP)

Al Ahli terhenti di penyisihan grup Liga Champions Asia sedangkan Shin Tae Yong berhasil membawa Seongnam Ilhwa Cunha jadi juara Liga Champions Asia.

Jam terbang Farias makin bertambah karena ia kemudian melatih Al Wasl, Guangzhou R&F, Suphanburi, Al Hilal Club, hingga Gaish sebelum direkrut oleh Persija.

Sergio Farias, Pelatih Persija Mantan Rival Shin Tae Yong

Pengalaman Farias melatih di berbagai kompetisi, mulai dari Brasil, Korea, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, China, Thailand, Sudan, hingga Mesir membuat Farias datang ke Persija sebagai pelatih dengan jam terbang yang sangat tinggi. (ptr)





berita olahraga