Tiga gol ke gawang Cagliari membuat penyerang Juventus, Ronaldo sudah mengemas 56 kali hattrick di level klub maupun tim nasional. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Total 50 Juta Follower Instagram Ronaldo Diklaim Akun Palsu-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Sebanyak 50 juta follower atau pengikut Instagram bintang sepak bola Cristiano Ronaldo diklaim sebagai akun palsu.

Saat ini follower Ronaldo sudah menembus 200 juta akun dari berbagai belahan dunia. Sementara Ronaldo hanya mengikuti balik 434 akun Instagram para tokoh ternama, terutama pesepakbola.

Bintang LA Lakers LeBron James jadi atlet non-sepakbola yang masuk daftar top 10 atlet paling diikuti. Postingan CR7 sendiri terdiri atas promosi barang-barang bergengsi seperti kacamata, klinik penumbuh rambut, dan lainnya.

Namun, Givemesport melaporkan dugaan sebanyak 50 juta follower Ronaldo merupakan akun palsu. Sebuah studi Hype Auditor melansir hanya sekitar 72,8 persen pengikut Ronaldo yang nyata.

50 Juta Follower Ronaldo Diklaim Akun PalsuCristiano Ronaldo menjadi atlet populer di media sosial. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Sebanyak 2,1 persen pengikut Ronaldo tercatat influencer media sosial dan 6,4 media massa. Sementara akun mencurigakan sebanyak 18,7 persen.

Massa pengikut melakukan subscribe ke lebih dari 1500 akun. Mereka biasanya menggunakan perangkat follow dan unfollow secara otomatis.

[Gambas:Video CNN]

Sementara 50 juta follower palsu sebagian terdiri atas akun-akun ‘bot’. Mereka dianggap mencurigakan dan memiliki program ‘like‘ otomatis dan juga dibayar.

Yang lebih mengejutkan, sebagian besar pengikut Ronaldo ternyata berasal dari India. Bukan dari negaranya sendiri, Portugal atau bahkan Spanyol, Inggris atau Italia yang merupakan tempatnya bermain saat ini bersama Juventus.

50 Juta Follower Ronaldo Diklaim Akun Palsu

Menariknya, hanya 49 persen dari followers CR7 yang tertarik pada dunia olahraga dan lebih suka dunia musik, kecantikan, dan fesyen.

Sementara sebanyak 28 persen di antaranya adalah kaum hawa.Meski demikian, Ronaldo bukan menjadi satu-satunya pemain top dengan jutaan akun palsu. Yang pasti, peraih lima Ballon d’Or itu sudah meraup banyak keuntungan dari Instagram. (jun/bac)





berita olahraga