Yamaha Borong Pebalap Top, Ducati Tidak Panik

Yamaha Borong Pebalap Top, Ducati Tidak Panik-Spekta Sports

Jakarta, CNN Indonesia — Ducati mengaku tidak panik meski Yamaha telah bergerak cepat mengamankan Maverick Vinales dan Fabio Quartararo untuk MotoGP 2021.

Ducati adalah tim yang disebut paling dirugikan setelah Yamaha mengikat Vinales dan Quartararo. Pasalnya pabrikan asal Italia itu disebut menginginkan Vinales dan Quartararo untuk MotoGP 2021.

Merespons situasi ini, Ducati mengaku lebih fokus pada musim MotoGP 2020 dengan lebih dulu memantau penampilan Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.

“Reporter mengatakan kontrak seharusnya ditandatangani secepatnya karena hal itu akan membuat pebalap lebih mudah fokus pada kejuaraan. Saya tak yakin hal ini selalu jadi langkah tepat.”

Andrea Dovizioso jadi rival utama Marc Marquez dalam beberapa tahun terakhir.Andrea Dovizioso jadi rival utama Marc Marquez dalam beberapa tahun terakhir. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP))

“Untuk beberapa pebalap, hal itu jadi langkah yang tepat. Namun untuk sejumlah pebalap, situasi bakal lebih baik bila mereka berada dalam tekanan. Meskipun hal itu tidak sepenuhnya bisa dipastikan karena pemikiran manusia merupakan hal yang rumit,” kata manajer Ducati Gigi Dall’Igna.

Terlepas dari penampilan Dovizioso dan Petrucci di MotoGP 2020, Ducati harus mengakui mereka tak lagi punya banyak opsi untuk dipilih.

[Gambas:Video CNN]

Honda dan Marc Marquez bakal makin erat setelah Alex Marquez bergabung ke tim tersebut. Alex Rins yang jadi andalan Suzuki juga bakal berusaha dipertahankan mati-matian oleh tim itu.

Dalam beberapa musim terakhir, Ducati adalah pesaing utama Honda. Ducati tampil lebih baik dari Yamaha. Dovizioso mampu memberikan perlawanan sengit pada Marquez di sejumlah seri.

Namun dari segi usia, Dovizioso sesaat lagi akan menginjak 34 tahun. Petrucci juga akan berusia 30 tahun. (ptr/sry)





berita olahraga